Rabu, 30 September 2026
22:28 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Senandika

Senandika

Bagikan:
250px-Bernhardt_Hamlet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Senandika atau solilokui adalah wacana seorang tokoh dalam karya susastra dengan dirinya sendiri di dalam darama yang di pakai untuk mengungkapkan perasaan, firasat, konflik batin yang paling dalam dari tokoh tersebut.

Senandika atau solilokui adalah wacana seorang tokoh dalam karya susastra dengan dirinya sendiri di dalam drama yang dipakai untuk mengungkapkan perasaan, firasat, konflik batin yang paling dalam dari tokoh tersebut, atau untuk menyajikan informasi yang diperlukan pembaca atau pendengar.[1]

Senandika adalah jenis monolog, tetapi bukan sebuah aside: monolog adalah pidato di mana satu karakter membahas karakter lain, atau penonton; atau pidato yang diarahkan sendiri; sedangkan aside adalah komentar (biasanya pendek) oleh satu karakter kepada penonton, meskipun selama bermain itu mungkin terlihat seperti karakter yang menyapa dirinya sendiri.

Senandika sering digunakan dalam drama, tetapi tidak lagi populer ketika drama bergeser ke aliran realisme di akhir abad ke-18. Namun, saat ini, dengan pembatasan anggaran di teater, mereka menjadi populer lagi.

Contoh-contoh yang baik dalam sastra dapat dilihat dalam kata-kata karakter Iago, yang memiliki peran utama dalam drama terkenal Shakespeare, Othello.

Contoh-contoh bentuk senandika sekarang ditemukan dalam sitkom Lizzie McGuire dan drama politik House of Cards.

Asal kata

Senandika kemungkinan berasal dari kata se- yang berati satu (diri sendiri) dan ngandika[2] (bahasa Jawa) atau andika[3] (bahasa Kawi/Sanskerta) yang artinya bercerita, bertutur.

Catatan kaki

  1. ↑ "Hasil Pencarian - KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2019-01-13.
  2. ↑ "SEAlang Library Javanese Lexicography". sealang.net. Diakses tanggal 2019-01-16.
  3. ↑ Purwadi dan Eko Priyo Purnomo. 2008. Kamus Sansekerta Indonesia. BudayaJawa.com. Hal. 6.


Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan