Selasa, 22 September 2026
23:39 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Semanggi

Semanggi

genus tumbuh-tumbuhan

"Semanggi" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Semanggi (disambiguasi).
Marsilea
250px-Starr_061108-9797_Marsilea_villosa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Marsilea drummondii L.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Divisi: Polypodiophyta
Kelas: Polypodiopsida
Ordo: Salviniales
Famili: Marsileaceae
Genus: Marsilea
L.
Spesies

sekitar 35 spesies, di antaranya

  • M. crenata
  • M. quadrifolia
  • M. drummondii
  • M. macrocarpa
  • M. exarata
Artikel takson sembarang

Semanggi adalah sekelompok tanaman paku air (Salviniales) dari genus Marsilea yang di Indonesia. Tanaman ini mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi.

Morfologi tumbuhan ini sangat khas, karena bentuk entalnya yang menyerupai payung yang tersusun dari empat anak daun yang saling berhadapan. Akibatnya, anatomi daun semanggi mirip dengan tanaman klover. Semua anggotanya heterospor: memiliki dua tipe spora yang berbeda kelamin.

Daun tumbuhan ini (biasanya M. crenata) biasa dijadikan bahan makanan yang dikenal sebagai pecel semanggi, khas dari daerah Surabaya. Organ penyimpan spora (disebut sporokarp) M. drummondii juga dimanfaatkan oleh penduduk asli Australia (aborigin) sebagai bahan makanan. Semanggi M. crenata diketahui mengandung fitoestrogen (estrogen tumbuhan) yang berpotensi mencegah osteoporesis.[1] Tumbuhan ini juga berpotensi sebagai tumbuhan bioremediasi, karena mampu menyerap logam berat Cd dan Pb. Kemampuan ini perlu diwaspadai dalam penggunaan daun semanggi sebagai bahan makanan, terutama bila daunnya diambil dari lahan tercemar logam berat.

Lihat pula

Semanggi dalam Budaya Populer

Daun semanggi, terutama yang berdaun empat, sering dianggap sebagai simbol keberuntungan dalam berbagai budaya. Salah satu asal-usul paling populer terkait daun semanggi berdaun empat berasal dari Irlandia, di mana daun semanggi dikenal sebagai shamrock dan sering dikaitkan dengan Santo Patrick. Konon, Santo Patrick menggunakan daun semanggi berdaun tiga untuk menjelaskan konsep Trinitas kepada orang-orang Irlandia. Namun, seiring waktu, daun semanggi berdaun empat mulai dikaitkan dengan keberuntungan.[2]

Di Indonesia, khususnya di Surabaya, daun semanggi juga memiliki peran penting dalam budaya kuliner. Pecel Semanggi adalah makanan tradisional yang menjadi ikon kota Surabaya. Makanan ini terbuat dari daun semanggi dan kecambah yang direbus, kemudian dimakan dengan sambal atau bumbu semanggi yang terdiri dari campuran petis dan ketela yang dikukus, kemudian ditumbuk bersama kacang, gula merah, gula putih, dan garam.[3]

Catatan kaki

  1. [pranala nonaktif permanen] Semanggi cegah osteoporosis. Artikel di Harian Surya daring
  2. "Empat Daun Semanggi: Simbol Keberuntungan yang Menawan". Wanda. 10 Desember 2024. Diakses tanggal 10 Maret 2025.
  3. Latifonda, Ariel (21 Juli 2024). "Mengenal Pecel Semanggi, Kuliner Legendaris Khas Surabaya". RRI. Diakses tanggal 10 Maret 2025.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan