Sabtu, 24 Oktober 2026
09:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Sel punca kanker

Sel punca kanker

Bagikan:
250px-Cancer_stem_cells.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram yang menggambarkan perbedaan antara terapi kanker yang menarget CSC dengan terapi kanker konvensional

Sel punca kanker (cancer stem cell, CSC) adalah sel kanker dengan karakteristik seperti sel punca, khususnya kemampuan untuk memunculkan semua jenis sel yang ditemukan dalam sampel kanker tertentu.[1] CSC biasanya ditemukan sebagai subpopulasi kecil di dalam tumor yang memiliki kemampuan menghasilkan tumor baru melalui proses swa-baharuan (self-renewal) dan diferensiasi sel punca menjadi berbagai jenis sel kanker.[1] CSC juga bersifat tumorigenik ketika ditransplantasikan ke dalam inang hewan.[1] Sel-sel tersebut dihipotesiskan untuk bertahan dalam tumor sebagai populasi yang berbeda sehingga dapat menyebabkan relaps dan metastasis dengan memunculkan tumor baru.[2] Oleh karena itu, pengembangan terapi spesifik yang ditargetkan pada CSC memiliki prospek yang baik untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasien kanker, terutama untuk pasien dengan penyakit metastasis.[3]

Sejumlah penanda permukaan sel seperti CD44, CD24, dan CD133 sering digunakan untuk mengidentifikasi CSC.[1] Jejaring regulasi gen yang terdiri dari mikroRNA dan jalur pensinyalan Wnt/β-catenin, Notch, dan Hedgehog diketahui dapat mengatur sifat dan karakteristik CSC.[1] Bebepara penelitian[4][5][6] menunjukkan bahwa CSC resisten terhadap kemoterapi konvensional dan terapi radiasi, menyebabkan CSC menjadi salah satu target terapi yang menjanjikan.[1]

Sel punca kanker pertama kali diidentifikasi oleh John Dick pada leukemia myeloid akut di akhir tahun 1990-an.[7] Sejak awal tahun 2000-an, CSC telah menjadi fokus penelitian kanker yang intens. Istilah sel punca kanker sendiri pertama kali dicetuskan dalam risalah yang terbit tahun 2001 oleh ahli biologi Tannishtha Reya, Sean J. Morrison, Michael F. Clarke, dan Irving Weissman.[8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Yu, Zuoren; Pestell, Timothy G.; Lisanti, Michael P.; Pestell, Richard G. (2012-12). "Cancer stem cells". The International Journal of Biochemistry & Cell Biology (dalam bahasa Inggris). 44 (12): 2144–2151. doi:10.1016/j.biocel.2012.08.022. PMC 3496019. PMID 22981632.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  2. ↑ Marzagalli, Monica; Fontana, Fabrizio; Raimondi, Michela; Limonta, Patrizia (2021-01-20). "Cancer Stem Cells—Key Players in Tumor Relapse". Cancers (dalam bahasa Inggris). 13 (3): 376. doi:10.3390/cancers13030376. ISSN 2072-6694.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. ↑ Walcher, Lia; Kistenmacher, Ann-Kathrin; Suo, Huizhen; Kitte, Reni; Dluczek, Sarah; Strauß, Alexander; Blaudszun, André-René; Yevsa, Tetyana; Fricke, Stephan (2020-08-07). "Cancer Stem Cells—Origins and Biomarkers: Perspectives for Targeted Personalized Therapies". Frontiers in Immunology. 11. doi:10.3389/fimmu.2020.01280. ISSN 1664-3224. PMC 7426526. PMID 32849491.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  4. ↑ Li, X.; Lewis, M. T.; Huang, J.; Gutierrez, C.; Osborne, C. K.; Wu, M.-F.; Hilsenbeck, S. G.; Pavlick, A.; Zhang, X. (2008-05-07). "Intrinsic Resistance of Tumorigenic Breast Cancer Cells to Chemotherapy". JNCI Journal of the National Cancer Institute (dalam bahasa Inggris). 100 (9): 672–679. doi:10.1093/jnci/djn123. ISSN 0027-8874.
  5. ↑ Meirelles, Katia; Benedict, Leo Andrew; Dombkowski, David; Pepin, David; Preffer, Frederic I.; Teixeira, Jose; Tanwar, Pradeep Singh; Young, Robert H.; MacLaughlin, David T. (2012-02-14). "Human ovarian cancer stem/progenitor cells are stimulated by doxorubicin but inhibited by Mullerian inhibiting substance". Proceedings of the National Academy of Sciences (dalam bahasa Inggris). 109 (7): 2358–2363. doi:10.1073/pnas.1120733109. ISSN 0027-8424. PMC 3289387. PMID 22308459.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  6. ↑ Yu, Zuoren; Willmarth, Nicole E.; Zhou, Jie; Katiyar, Sanjay; Wang, Min; Liu, Yang; McCue, Peter A.; Quong, Andrew A.; Lisanti, Michael P. (2010-05-04). "microRNA 17/20 inhibits cellular invasion and tumor metastasis in breast cancer by heterotypic signaling". Proceedings of the National Academy of Sciences (dalam bahasa Inggris). 107 (18): 8231–8236. doi:10.1073/pnas.1002080107. ISSN 0027-8424. PMC 2889540. PMID 20406904.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  7. ↑ Mukherjee, Siddhartha (2010-10-29). "The Cancer Sleeper Cell". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2024-04-09.
  8. ↑ Reya, Tannishtha; Morrison, Sean J.; Clarke, Michael F.; Weissman, Irving L. (2001-11). "Stem cells, cancer, and cancer stem cells". Nature (dalam bahasa Inggris). 414 (6859): 105–111. doi:10.1038/35102167. ISSN 0028-0836.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan