Rabu, 04 November 2026
06:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Sekte Qingcheng

sekte seni bela diri fiksi

Bagikan:

Sekte Qingcheng adalah sekte seni bela diri fiksi yang disebutkan dalam beberapa karya fiksi wuxia. Sekte beraliran Tao ini dan bermarkas di Gunung Qingcheng.

Sejarah

Sekte ini pertama kali muncul dalam novel Jin Yong berjudul Pendekar Negeri Tayli pada bab 13.[1]

Dalam Pendekar Hina Kelana, pemimpin resminya adalah Yu Canghai, dan tetuanya adalah Chang Qingzi. Sejak Chang Qingzi dikalahkan oleh kakek buyut Lin Pingzhi dengan "Teknik Pedang Jahat", dia mengabdikan dirinya untuk merebut "Kitab Pedang Jahat" dan menguasainya. Untuk mendapatkan "Teknik Pedang Jahat", Yu Canghai memerintahkan murid-murid Sekte Qingcheng untuk menghancurkan Biro Pengawal Fuwei. Kemudian, Yu Canghai dan sebagian besar muridnya dibunuh oleh Lin Pingzhi yang ingin membalas dendam keluarganya menggunakan "Teknik Pedang Jahat".[2]

Sekte ini juga muncul dalam Medali Wasiat[butuh rujukan] dan Pedang dan Kitab Suci[3] walau hanya sekilas.

Jurus

Dalam novel karya Liang Yusheng, terdapat tiga ilmu bela diri yang terkenal dari sekte ini, yaitu Langkah Tianluo, Pedang Tiandun dan Telapak Tiangang.[4]

Referensi

  1. ↑ Cha, Louis. Demi-Gods and Semi-Devils (天龍八部). Ming Pao, 1963.
  2. ↑ Cha, Louis. The Smiling, Proud Wanderer (笑傲江湖). Ming Pao, 1967.
  3. ↑ Cha, Louis (2005). The book and the sword: a martial arts novel. Oxford: Oxford Univ. Press. ISBN 978-0-19-590727-8.
  4. ↑ "简述梁著青城派,论武,天山游龙,梁羽生,梁羽生家园". www.yushengbbs.net. Diakses tanggal 2023-09-26.


Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan