Jumat, 23 Oktober 2026
13:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Sejarah malaria

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Februari 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|History of malaria}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.

Sejarah malaria dimulai sejak 2700 SM, Malaria sendiri merupakan sebuah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk Anopheles betina. Hal ini karena nyamuk tersebut membawa parasit protozoa Plasmodium.[1] Di Indonesia sendiri, kasus penyakit ini sering ditemukan di Bengkulu dan kawanan Indonesia Timur, seperti Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.[2]

Sejarah

Sejarah Malaria dimulai sejak 2700 SM dengan kata lain Malaria telah ditemukan sejak 4000 tahun lebih. Penyakit yang satu ini banyak dikenal di daerah Yunani pada abad ke-4 SM, dan penyakit ini juga yang diduga menjadi penyebab berkurangnya penduduk kota pada saat itu. Malaria dikenal dalam dunia medis sekitar tahun 1753, dan Alphonse Laveran baru menemukan plasmodium dalam darah pada tahun 1880. Ross dan BIgnami merupakan dua orang tokoh yang mempelajari bagaimana siklus hidup dari plasmodium pada tahun 1898, dan pada tahun 1990 barulah Patrick Manson menemukan penyebab utama parasit ini berasal dari nyamuk. Pemberian nama parasit ini diberikan oleh dua orang peneliti yang berasal dari Itali yang bernama Giovanni Battista Grassi dan Raimondo Filetti, yaitu dengan nama Plasmodium vivax dan Plasmodium malariae.

Referensi

  1. ↑ Agnes, Herlyn (25 april 2023). "25 April Hari Malaria Sedunia: Begini Sejarahnya". detiksumut. Diakses tanggal 2024-02-17.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ Ipa, Mara (2018-03-26). "Eliminasi malaria di Indonesia begitu sulit, mengapa?". The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-02-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan