Selasa, 06 Oktober 2026
11:18 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

Sejarah Karibia

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (November 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|History of the Caribbean}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.

Sejarah Karibia membahas sejarah perlawanan terhadap kolonialisme bangsa Eropa sejak abad ke-15. Pada 1942, Christopher Columbus mendarat di Kepulauan Karibia dan mengklaim wilayah tersebut menjadi bagian dari Spanyol. Tahun berikutnya, permukiman Spanyol pertama didirikan di wilayah Karibia. Pada pelayaran awal, Columbus bertemu dengan penduduk asli orang Lucayan yang kemudian dianggap sebagai orang India di Kepulauan Bahama.[1] Sejak saat itu, wilayah ini dikenal sebagai "Hindia".

Sebelum Kontak dengan Bangsa Eropa

Sebelum pendudukan bangsa Eropa, kepulauan Karibia dihuni oleh berbagai kelompok penduduk asli. Penelitian menemukan penduduk asli bermukim di Trinidad tahun 9000/8000 Sebelum Era Umum (BCE). Namun, peneliti berpendapat hal ini memungkinkan karena saat itu wilayah Trinidad masih terhubung dengan benua Amerika Selatan.[2] Berdasarkan temuan arkeologis, arkeolog membagi sejarah penduduk asli Karibia ke dalam tiga periode: zaman batu, zaman arkais, dan zaman keramik.[3] Selain Trinidad, bagian Kepulauan Karibia pertama kali dihuni oleh manusia pada masa Arkais (800-200 BCE).[4] Situs-situs arkeologi yang berasal dari periode ini ditemukan di Barbados, Kuba, Curaçao, dan St. Martin.[5]

Penjajahan Bangsa Eropa

Tidak lama setelah penjelajahan Columbus, kapal-kapal Portugis dan Spanyol datang ke Karibia dan mulai mengklaim teritori. Selain itu, pada beberapa tahun selanjutnya bangsa Eropa lainnya seperti Belanda, Inggris, dan Prancis juga tiba di Karibia. Selain penjajahan, periode ini juga ditandai dengan perbudakan bangsa Afrika yang dilakukan oleh bangsa Eropa. Dalam periode hampir 400 tahun sebelum perbudakan menjadi ilegal, tercatat setidaknya 3,7 juta manusia dikirim dari Afrika Barat melalui perdagangan budak Atlantik dan dipaksa bekerja di perkebunan-perkebunan kolonial Eropa di Karibia.[6]

Referensi

  1. ↑ Elliott, J. H. (2007). Empires of the Atlantic World: Britain and Spain in America, 1492–1830. Yale University: Yale University Press.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "The Indigenous peoples of Trinidad and Tobago : from the first settlers until today | WorldCat.org". search.worldcat.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-08-22. Diakses tanggal 2024-11-18.
  3. ↑ "Introduction to prehistory : a systematic approach | WorldCat.org". search.worldcat.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-11-18.
  4. ↑ Nägele, Kathrin; Posth, Cosimo; Iraeta Orbegozo, Miren; Chinique De Armas, Yadira; Hernández Godoy, Silvia Teresita; González Herrera, Ulises M.; Nieves-Colón, Maria A.; Sandoval-Velasco, Marcela; Mylopotamitaki, Dorothea (2020-07-24). "Genomic insights into the early peopling of the Caribbean". Science (dalam bahasa Inggris). 369 (6502): 456–460. doi:10.1126/science.aba8697. ISSN 0036-8075. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-29. Diakses tanggal 2024-11-18.
  5. ↑ Nägele, Kathrin; Posth, Cosimo; Iraeta Orbegozo, Miren; Chinique de Armas, Yadira; Hernández Godoy, Silvia Teresita; González Herrera, Ulises M.; Nieves-Colón, Maria A.; Sandoval-Velasco, Marcela; Mylopotamitaki, Dorothea (2020-07-01). "Genomic insights into the early peopling of the Caribbean". Science. 369: 456–460. doi:10.1126/science.aba8697. ISSN 0036-8075.
  6. ↑ King, Russell (2010). "People on the Move: An Atlas of Migration".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan