Senin, 21 September 2026
19:33 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Sebastianus

Sebastianus

Santo Sebastianus
250px-Vincenzo_Foppa_003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Martir
Lahirsekitar tahun 256
Meninggal20 Januari 288[1]
Dihormati diGereja Katolik Roma
Gereja Ortodoks Timur
Pesta20 Januari (Gereja Katolik Roma),
18 Desember (Gereja Ortodoks Timur)
PelindungTentara

Santo Sebastianus (ca. 256 - 20 Januari 288[1]) adalah seorang martir Kristen dan santo yang dihormati sebagai pelindung para tentara.[2] Pada awal pemerintahan kaisar Dioklesianus, agama Kristen diperbolehkan berkembang di kekaisaran Romawi.[3] Akan tetapi, pada tahun ke-19 masa pemerintahannya (303), ia mengeluarkan keputusan untuk menghambat agama Kristen.[3] Orang-orang Kristen ditangkap dan dianiaya, bahkan dibunuh, serta gedung-gedung gereja dihancurkan.[3] Sebastianus adalah seorang Kristen yang menjadi komandan pengawal istana kaisar di Roma.[3] Seorang jenderal lain yang tidak menyukai Sebastianus, melaporkan Sebastianus kepada kaisar karena ia seorang Kristen.[3] Di hadapan kaisar, Sebastianus diminta untuk menyembah dewa-dewi Romawi tetapi ia menolak.[2][3] Kaisar kemudian menyuruh tentaranya untuk memanah Sebastianus hingga mati.[3] Ketika beberapa orang Kristen datang untuk mengambil jenazah Sebastianus untuk dikuburkan, ternyata ia belum meninggal.[3] Sebastianus dibawa ke tempat yang aman dan dirawat hingga sembuh.[3] Setelah pulih, Sebastianus menemui kaisar lagi dan menasihati supaya kaisar menghentikan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen.[3] Kaisar kemudian menyuruh para tentaranya untuk memukuli Sebastianus sampai mati.[2][3] Dengan demikian, Sebastianus meninggal sebagai martir.[3]

Referensi

  1. 1 2 "Svätý Šebestián". Ordinariat Militer Slowakia (dalam bahasa (Slowakia)).{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. 1 2 3 A. Heuken. 1985. Ensiklopedi Orang Kudus. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. Hal. 272-273.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 F.D. Wellem. 2003. Hidupku Bagi Kristus. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hal. 129-130.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Santo dan Santa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan