Rabu, 21 Oktober 2026
00:20 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Schnauzer

Schnauzer

Bagikan:
250px-Miniature_Schnauzer_R_02.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Schnauzer Miniatur.

Schnauzer adalah salah satu ras anjing asal Jerman yang dicirikan dengan kumis menjuntai tebal di bagian mulutnya.[1] Nama Schnauzer berasal dari dua kata dalam bahasa Jerman, yaitu Schnauzig yang berarti kasar dan galak, serta Schaser yang berarti penghardik atau pendamprat.[2] Berdasarkan ukuran tubuhnya, ras anjing ini digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu:

Dalam sejarahnya, anjing ini dimanfaatkan untuk berburu rubah, tikus, dan musang yang mengganggu pertanian dan peternakan.[2] Anjing ini memiliki kemampuan untuk menandai daerah teritorinya dengan bau urin pada permukaan pohon atau semak belukar dan bau dubur (anal scent).[1]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Fredric L. Frye (2005). Schnauzers: everything about purchase, care, nutrition, and diseases. Barron's Educational Series. ISBN 978-0-7641-1962-0.Page.5-13
  2. 1 2 NS Budiana (2003). Anjing Trah Kecil. Swadaya. ISBN 979-489-753-1. Hal.28


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan