Sabtu, 03 Oktober 2026
19:39 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Sbrinz

Sbrinz

salah satu hidangan dari susu

Bagikan:
Sbrinz
250px-SbrinzAOC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara asalSwiss
Sumber susuSapi
DipasteurisasiTidak
TeksturKeras
Kadar lemak45%
Waktu pematangan24 bulan
SertifikasiAOC[1]

Sbrinz adalah keju bertekstur sangat keras dari Swiss yang diproduksi dengan menggunakan susu sapi mentah dan melalui proses pematangan yang lama.[1] Keju ini diproduksi di 42 pabrik keju pilihan di lembah-lembah dan pegunungan di Swiss.[1] Keju Sbrinz merupakan salah satu keju tertua dari Swiss.[1][2] Keju ini telah diproduksi sejak zaman Romawi dan dibawa ke kota Roma dari Swiss sebagai bekal untuk para tentara Romawi.[1] Keju ini dijuluki Caseus Helveticus oleh filsuf Romawi Gaius Plinius Secundus atau Pliny dalam tulisannya pada awal masehi.[1][2] Keju ini berbentuk bundar dan beratnya berkisar antara 20 hingga 45 kilogram.[1] Diameter dari keju ini antara 50 sampai 71 sentimeter dan tingginya sekitar 14 sentimeter.[1] Warna kulit keju ini kuning keemasan atau coklat.[1] Bagian dalam dari keju ini berwarna kuning pucat dan kering.[1]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 264-267.
  2. 1 2 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 105.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sbrinz (cheese).


Ikon rintisan

Artikel bertopik keju ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan