Artikel ini tidak memiliki informasi jelas yang membedakan antara hal yang fakta dan fiksi. Silakan baca pedoman mengenai pengembangan artikel bertopik fiksi dan bantu mengembangkan artikel ini. (Januari 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Topik artikel ini mungkin tidak memenuhi kriteria kelayakan biografi tokoh. Harap penuhi kelayakan artikel dengan: menyertakan sumber-sumber tepercaya yang independen terhadap subjek dan sebaiknya hindari sumber-sumber trivial. Jika tidak dipenuhi, artikel ini harus digabungkan, dialihkan ke cakupan yang lebih luas, atau dihapus. Cari sumber: "Sayu Wiwit" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Januari 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Sayu Wiwit" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Sayu Wiwit merupakan wanita pejuang yang berasal dari kerajaan Blambangan yang bergelar Kaisar seorang Senopati Manggalaning Perang yang sangat berpengalaman yang berjuang melawan penjajah Belanda. Ia merupakan panglima perang yang berpengalaman dan dicintai oleh rakyat dan pasukannya. Belanda juga sangat mengagumi dan menghormatinya walau sebagai lawan atau pihak yang dilawannya. Bahkan dijuluki The Empress Susuhunan Mount of Raung sebagai Ratu Pegunungan Raung Banyak tokoh-tokoh pejuang wanita di tanah Blambangan tetapi Sayu Wiwit tokoh yang paling menonjol sepak terjangnya dalam melawan Belanda.
| Sayu Wiwit Empress Susuhunan Mount of Raung | |
|---|---|
| Pengabdian | Blambangan |
| Pangkat | Panglima |
| Perang/pertempuran | |
| Penghargaan | Pahlawan Nasional Indonesia |
Peran
Sayu Wiwit dan Mas Rempeg Jagapati memiliki peran penting dalam menggelorakan semangat pasukan Blambangan. Kepemimpinan Kedua Tokoh ini berdampak destruktif bagi pihak penjajah.
Referensi
https://perpustakaan.anri.go.id/index.php?p=show_detail&id=3176&keywords=
https://www.kompasiana.com/hendrafokker4480/60ef486e15251018ce678512/sayu-wiwit-ratu-perang-gunung-raung[1]
- ↑ Kompasiana.com (2021-07-15). "Sayu Wiwit Ratu Perang Gunung Raung". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2025-01-23.