Senin, 02 November 2026
10:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Sauk bola

Sauk bola

Bagikan:
Sauk bola
250px-LacrosseGoalie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Induk organisasiWorld Lacrosse
Nama lainLax
Pertama dimainkanPada awal abad ke-12 AD
Codified in 1867
Karakteristik
Kontak fisikKontak penuh
Anggota tim10 orang
Peralatantongkat Lacrosse, helm lacrosse, bantalan bahu, bantalan siku, bantalan lengan, sarung tangan lacrosse
Keberadaan
Olimpiade1904 dan 1908; (1928, 1932, dan 1948 hanya demonstrasi)

Sauk bola atau lakrose adalah suatu olahraga tim menggunakan bola dan tongkat berjaring yang banyak dimainkan di Amerika, Kanada, Inggris, Australia, dan Hongkong. Olahraga ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari 10 orang.[1] Tongkatnya memiliki panjang 3-4 kaki (disebut krose) dengan bagian ujung yang melingkar dan berjala.[1] Bola yang digunakan dalam permainan ini terbuat dari kulit rusa dan diisi dengan bulu.[1]

Satu tim Lacrosse, terdiri dari 1 penjaga gawang, 3 pemain bertahan, 3 pemain tengah, dan 3 penyerang.[2] Satu pertandingan terdiri dari empat babak berdurasi masing-masing 20 menit.[2] Area permainan yang digunakan berukuran panjang 100 meter dan lebar 55 meter yang ditutup oleh rumput atau rumput buatan.[2] Gawang Lacrosse memiliki panjang 1.8 meter dan lebar 1.8 meter.[2]

Sejarah penemuan olahraga ini dimulai pada tahun 1400-an, ketika suku Indian Amerika Utara memainkan olahraga yang awalnya disebut baggataway, suatu permainan terbuka yang menjadi bagian dari ritual agama dan pelatihan militer.[3] Pada akhir tahun 1800-an, olahraga ini menjadi umum bagi kaum wanita.[3] Sekolah wanita di Inggris memainkannya sebagai olahraga musim semi.[3] Dulunya, satu tim wanita Lacrosse terdiri dari 8 orang, kemudian berkembang menjadi 10, dan akhirnya dimainkan 12 orang wanita per tim.[3]

World Lacrosse merupakan induk organisasi dari olahraga lacrosse dan satu-satunya induk organisasi olahraga internasional yang mengakui salah satu kelompok masyarakat adat First Nations dan Suku Indian sebagai bangsa berdaulat yang menjadi anggota dari induk organisasi tersebut yakni Haudenosaunee Nation.[4][5] Induk organisasi ini menyelenggarakan ajang Piala Dunia Lacrosse, Piala Dunia Lacrosse Wanita, Piala Dunia Lacrosse Pria U-20, Piala Dunia Lacrosse Wanita U-20, Piala Dunia Indoor Lacrosse yang diadakan setiap empat tahun sekali.[6]

Referensi

  1. 1 2 3 Sports-Information.org Lacrosse. Diakses pada 10 Juli 2011.
  2. 1 2 3 4 2010 World Lacrosse Diarsipkan 2011-08-10 di Wayback Machine International Lacrosse Rules of the Game. Diakses pada 10 Juli 2011.
  3. 1 2 3 4 Sportsknowhow.com History of Lacrosse. Diakses pada 10 Juli 2011.
  4. ↑ "Through Lacrosse, Empowerment for First Nations". The Thye (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11-07-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. ↑ "World Lacrosse Members". World Lacrosse (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13-07-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  6. ↑ "About World Lacrosse". World Lacrosse (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-12. Diakses tanggal 13-07-2021.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan