Senin, 19 Oktober 2026
00:46 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pembajakan MV Sinar Kudus

Pembajakan MV Sinar Kudus

Operasi pembebasan

Bagikan:
Pembajakan MV Sinar Kudus
Bagian dari Perompakan di Somalia
330px-MV_Sinar_Kudus_escorted_by_two_Indonesian_Navy_frigates.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
MV Sinar Kudus dikawal fregat KRI Abdul Halim Perdanakusuma dan KRI Yos Sudarso
Tanggal16 Maret – 1 Mei 2011
Lokasi
456 nmi (845 km) di lepas pantai Somalia
Hasil
  • Kemenangan Indonesia
  • Kelompok perompak dikalahkan
  • Sandera diselamatkan
Pihak yang terlibat
 Indonesia Perompak Somalia
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Mayor Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin
Kolonel (L) Achmad Taufiqoerrochman
Kolonel (Inf) Doni Monardo
Letkol. (Mar) Suhartono
Tidak diketahui
Pasukan yang terlibat
Perompak Somalia
Kekuatan

±900 personel[1] (termasuk Denjaka dan Kopassus)
2 fregat

1 Landing Platform Dock

Korban jiwa dan kerugian
Tidak ada 4 tewas

Pembajakan MV Sinar Kudus adalah peristiwa maritim yang dimulai pada tanggal 16 Maret 2011 dengan empat perompak di Samudra Hindia yang membajak kapal kargo MV Sinar Kudus di 456 mil laut (845 km; 525 mi) sebelah timur pantai Somalia. Pengepungan tersebut berakhir setelah upaya penyelamatan oleh TNI Angkatan Laut pada tanggal 1 Mei 2011.[2] Pembajakan tersebut merupakan pembajakan pertama terhadap kapal dagang Indonesia di lepas pantai Somalia.

Latar belakang

Pada tanggal 16 Maret 2011, sebuah kapal dagang Indonesia, MV Sinar Kudus, tengah membawa bijih nikel dari Sulawesi Selatan ke Rotterdam ketika dibajak oleh perompak Somalia di Laut Merah. Setelah negosiasi, pemilik kapal menyetujui permintaan tebusan dan mengembalikan kapal dan kru kapal kepada pihak berwenang Indonesia. Kapal kemudian dibajak untuk kedua kalinya oleh kelompok perompak lainnya; setelah memberi isyarat "mayday", awak kapal dibantu oleh sekelompok Denjaka dan Kopassus dari KRI Abdul Halim Perdanakusuma yang mengamankan kapal. Sekelompok Denjaka dan Kopassus lainnya dikerahkan menggunakan helikopter Bo 105 untuk menembaki para perompak, yang semuanya tewas.

Ada rencana dan persiapan untuk pendaratan amfibi di Somalia oleh komandan Indonesia jika para sandera telah dibawa ke darat, tetapi karena para sandera dan kapal diselamatkan di laut, rencana tersebut tidak dilaksanakan.[3]

Referensi

  1. ↑ Maradona, Stevy (22 Mei 2011). "Dan Satgas Pembebasan MV Sinar Kudus Naik Pangkat". Republika. Diakses tanggal 4 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Kronologi Pembebasan Sinar Kudus, Uang Tebusan Dihitung Hingga Malam". Detik News. 2 Mei 2011. Diakses tanggal 23 Februari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Santoso, Beryl (21 November 2020). "Pembebasan MV Sinar Kudus, TNI Hampir Lakukan Serangan Amfibi Menggeruduk Markas Perompak Somalia - Zona Jakarta - Halaman 4". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 8 Oktober 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik Tentara Nasional Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan