Selasa, 20 Oktober 2026
23:07 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Satelit Sentinel-1

Satelit Sentinel-1

Bagikan:
250px-Sentinel_1-IMG_5874-white.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satelit Sentinel 1

Sentinel-1 merupakan misi satelit radar apertur sintetik (SAR) yang dikembangkan oleh European Space Agency (ESA) sebagai bagian dari Program Copernicus Uni Eropa. Konstelasi ini terdiri dari dua satelit identik, Sentinel-1A yang diluncurkan pada April 2014 dan Sentinel-1B yang diluncurkan pada 2016. Kedua satelit beroperasi pada orbit near-polar dan dilengkapi dengan sensor SAR band-C dengan panjang gelombang sekitar 5,5–5,6 cm Sentinel-1 dirancang untuk menyediakan data SAR secara sistematis dengan cakupan global, aksesibilitas gratis, dan resolusi spasial serta temporal yang tinggi.[1][2]

Mode akuisisi utama Sentinel-1 adalah Interferometric Wide Swath (IW), yang menggunakan teknik Terrain Observation by Progressive Scans (TOPS) Dalam mode IW, antena sensor berputar sepanjang arah azimut dari belakang ke depan selama akuisisi, sehingga semua target diiluminasi dalam porsi besar dari pola antena azimut. Mode ini menghasilkan cakupan swath selebar 250 km yang jauh lebih luas dibandingkan dengan satelit SAR generasi sebelumnya seperti Envisat/ASAR yang hanya mencakup 100 km.[3][4]

Resolusi dan Waktu Kunjungan Ulang

Sentinel-1 memiliki resolusi spasial sekitar 5 m × 20 m. Siklus kunjungan ulang untuk satu satelit adalah 12 hari, yang dapat ditingkatkan menjadi 6 hari dengan konstelasi dua satelit. Frekuensi akuisisi yang tinggi ini merupakan keunggulan signifikan dibandingkan satelit SAR sebelumnya seperti Radarsat (24 hari) dan Envisat (35–36 hari). Di beberapa wilayah seperti Eropa, cakupan dari beberapa track orbital memungkinkan pengamatan setiap 1–2 hari.[5][6]

Polarisasi dan Format Data

Sentinel-1 merupakan satelit SAR band-C dual polarisasi pertama yang dikembangkan oleh Program Copernicus. Data disediakan dalam format Single Look Complex (SLC) Level 1, di mana setiap piksel mengandung informasi amplitudo dan fase sinyal radar yang dipantulkan. Satelit ini juga dilengkapi dengan data orbit presisi (Precise Orbit Ephemerides) yang memperbarui informasi posisi dan kecepatan satelit.[7][8]

Daftar Referensi

  1. ↑ Li, Xinyu; Ye, Zilin; Long, Jiangping; Zheng, Huanna; Lin, Hui (2022-06-08). "Inversion of Coniferous Forest Stock Volume Based on Backscatter and InSAR Coherence Factors of Sentinel-1 Hyper-Temporal Images and Spectral Variables of Landsat 8 OLI". Remote Sensing (dalam bahasa Inggris). 14 (12). doi:10.3390/r. ISSN 2072-4292.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ Seppi, López-Martínez, & Joseau, Santiago, Carlos, & Marisa (2022-11-11). "Assessment of L-Band SAOCOM InSAR Coherence and Its Comparison with C-Band: A Case Study over Managed Forests in Argentina".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Saed, Farman Galeb; Noori, Abbas Mohammed; Kalantar, Bahareh; Qader, Waleed Mohammed; Ueda, Naonori (2022-06-07). Lazaro, Antonio (ed.). "Earthquake-Induced Ground Deformation Assessment via Sentinel-1 Radar Aided at Darbandikhan Town". Journal of Sensors (dalam bahasa Inggris). 2022: 1–11. doi:10.1155/2022/2020069. ISSN 1687-7268.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. ↑ Pietro, Mastro,; Carmine, Serio,; Guido, Masiello,; Antonio, Pepe, (2020-01). "The Multiple Aperture SAR Interferometry (MAI) Technique for the Detection of Large Ground Displacement Dynamics: An Overview". Remote Sensing (dalam bahasa Inggris). 12 (7). doi:10.3390/r. ISSN 2072-4292.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  5. ↑ Milan, Lazecký,; Emma, Hatton,; J., González, Pablo; Ivana, Hlaváčová,; Eva, Jiránková,; František, Dvořák,; Zdeněk, Šustr,; Jan, Martinovič, (2020-01). "Displacements Monitoring over Czechia by IT4S1 System for Automatised Interferometric Measurements Using Sentinel-1 Data". Remote Sensing (dalam bahasa Inggris). 12 (18). doi:10.3390/r. ISSN 2072-4292.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  6. ↑ Pasquale, Imperatore,; Antonio, Pepe,; Eugenio, Sansosti, (2021-01). "High Performance Computing in Satellite SAR Interferometry: A Critical Perspective". Remote Sensing (dalam bahasa Inggris). 13 (23). doi:10.3390/r. ISSN 2072-4292.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  7. ↑ de Michele, Marcello; Raucoules, Daniel; Rault, Claire; Aunay, Bertrand; Foumelis, Michael (2023-05-11). "Short communication: Potential of Sentinel-1 interferometric synthetic aperture radar (InSAR) and offset tracking in monitoring post-cyclonic landslide activities on Réunion". Earth Surface Dynamics (dalam bahasa English). 11 (3): 451–460. doi:10.5194/esurf-11-451-2023. ISSN 2196-6311.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ↑ Raspini, Suhadha, Del Soldato, Syetiawan, Bianchini, Del Ventisette, & Casagli, Federico, Argo Galih, Matteo, Agung, Silvia, Chiara, & Nicola (2022). "Review of satellite radar interferometry for subsidence analysis". Earth-Science Reviews.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan