Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Sate lalat" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |

Sate lalat, atau dalam bahasa Madura biasa disebut sate lalak, tidak dibuat dari lalat, melainkan dari daging kambing atau ayam, yang dipotong kecil-kecil sehingga kelihatan seperti lalat.[1] Sate dari Pamekasan, Madura ini dibakar sekadarnya saja, tidak terlalu lama. Potongan daging yang kecil membuat bumbu meresap secara merata.
Bahan dan Bumbu
Sate lalat dibuat dari daging paha ayam filet yang diiris kecil-kecil, dan kelapa parut kasar serta bumbu halus yang dibalurkan pada daging ayam hingga merata. Bumbu yang digunakan adalah paduan dari bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, ketumbar, jahe, jintan, dan garam serta gula pasir secukupnya.
Bumbu kacang dan kecapnya membuat sate ini terasa nikmat. Bumbu kacangnya dibuat dari kacang tanah kulit yang digoreng, yang kemudian dihaluskan bersama bawang putih, bawang merah, gula merah, dan garam.[1]
Penyajian
Sate lalat biasanya dijual per ikat dan seikatnya terdiri dari 25 tusuk.[2] Sate ini disajikan hangat bersama lontong, siraman bumbu kacang, taburan bawang goreng, dan kecap.
Referensi
- 1 2 "Sate Lalat Pamekasan » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-10-12.
- ↑ PulauMadura.com, Info Madura |. "Kuliner Lezat Sate Lalat Khas Kabupaten Pamekasan". Gerbang Pulau Madura. Diakses tanggal 2026-10-12.