Rabu, 07 Oktober 2026
02:25 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Sarcosuchus

Sarcosuchus

sarcosuchus merupakan reptil raksasa yang sudah lama punah dan memiliki kekerabatan dengan buaya modern.

Bagikan:
Sarcosuchus
Rentang waktu: Hauterivian Akhir-Albian Awal
~130–112 jtyl
Kemungkinan catatan Cenomanian[1]
330px-Museum_of_Natural_History_Sarcosuchus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
S. imperator, Museum Sejarah Alam Nasional, Paris
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Klad: Archosauria
Klad: Pseudosuchia
Klad: Crocodylomorpha
Klad: Crocodyliformes
Famili: †Pholidosauridae
Genus: †Sarcosuchus
Broin dan Taquet, 1966
Spesies tipe
†Sarcosuchus imperator
Broin dan Taquet, 1966
Spesies lain
Sinonim
Sinonim spesies
  • Crocodylus hartti Marsh, 1869
  • Goniopholis hartti (Marsh, 1869) Mawson dan Woodward, 1907
Artikel takson sembarang

Sarcosuchus (pelafalan dalam bahasa Inggris: /ˌsɑːrkoʊˈsuːkəs/ artinya "buaya daging") adalah genus crocodyliform yang sudah punah dan merupakan kerabat jauh dari Crocodilia. Fosil ini berasal dari periode Kapur Awal dari Hauterivian akhir sampai Albium awal, 133 sampai 112 juta tahun yang lalu, yang sekarang merupakan Afrika dan Amerika Selatan. Genus ini merupakan salah satu reptil garis buaya terbesar, panjang tubuhnya diperkirakan mencapai 9 m (30 ft) dan dapat berbobot sampai 43 ton metrik (47 ton pendek). Genus ini diketahui memiliki dua spesies, yaitu S. imperator dari sub-kala Albium awal di Formasi Elrhaz di Niger, dan S. hartti dari Hauterivium akhir di timur laut Brasil, material lainnya diketahui dari Maroko dan Tunisia dan kemungkinan Libya dan Mali.

Sisa-sisa awal ditemukan selama beberapa ekspedisi yang dipimpin oleh paleontolog asal Prancis bernama Albert-Félix de Lapparent, dari tahun 1946 hingga 1959, di gurun Sahara. Sisa-sisa ini merupakan pecahan tengkorak, vertebra, gigi, dan skat. Pada tahun 1964, sebuah tengkorak yang hampir lengkap ditemukan di Niger oleh CEA Prancis, tetapi belum diketahui lengkapnya hingga 1997 dan 2000 yang di mana pada saat itu, sebagian besar anatomi menjadi diketahui, saat sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh paleontolog asal Amerika Paul Sereno menemukan enam spesimen baru, termasuk salah satunya dengan kerangka dan tulang punggung yang setengah utuh.

Klasifikasi

250px-Super_croc.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka S. imperator yang direkonstruksi dari belakang di Museum Anak Indianapolis

Secara umum, Sarcosuchus diklasifikasikan sebagai bagian dari klad Pholidosauridae,[2][3][4] sebuah kelompok reptil yang buaya (Crocodyliformes) yang berkerabat tetapi di luar Crocodylia (klad yang berisi buaya, aligator dan gavial yang masih hidup).[2] Dalam kelompok ini, Sarcosuchus berkerabat dekat dengan genus Terminonaris dari Amerika Utara.[2] Sebagian besar anggota Pholidosauridae memiliki moncong yang panjang dan ramping, dan semuanya merupakan hewan akuatik yang tinggal di beberapa lingkungan yang berbeda, beberapa diinterpretasikan sebagai hewan laut yang dapat mentolerir air asin sementara yang lain, seperti Sarcosuchus, merupakan hewan air tawar, anggota paling primitif dalam klad tersebut, tetapi, fosilnya ditemukan di pesisir pantai, sebuah zona dimana air tawar dan air laut bercampur.[4] Sarcosuchus dianggap pemangsa generalis di antara anggota Pholidosauridae yang lain, berbeda dengan sebagian besar anggota klad yang diketahui sebagai spesalis pemakan ikan.[2] Sebuah penelitian tahun 2019 menemukan bahwa hewan posisi ini berada dibawah Tethysuchia, menjadi lebih dekat secara filogenetis pada Dyrosauridae.[5]

Kladogram yang disederhanakan berdasarkan Fortier et al. (2011).[4]

Referensi

  1. ↑ Amiot, Romain; Wang, Xu; Lécuyer, Christophe; Buffetaut, Eric; Boudad, Larbi; Cavin, Lionel; Ding, Zhongli; Fluteau, Frédéric; Kellner, Alexander W.A.; Tong, Haiyan; Zhang, Fusong (2010). "Oxygen and carbon isotope compositions of middle Cretaceous vertebrates from North Africa and Brazil: Ecological and environmental significance". Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. 297 (2): 439–451. Bibcode:2010PPP...297..439A. doi:10.1016/j.palaeo.2010.08.027.
  2. 1 2 3 4 Sereno, Paul C.; Larson, Hans C. E.; Sidor, Christian A.; Gado, Boubé (2001). "The Giant Crocodyliform Sarcosuchus from the Cretaceous of Africa". Science. 294 (5546): 1516–9. Bibcode:2001Sci...294.1516S. doi:10.1126/science.1066521. PMID 11679634. S2CID 22956704.
  3. ↑ De Broin, France; Taquet, Philippe (1966). "Découverte d'un Crocodilien nouveau dans le Crétacé inférieur du Sahara". C. R. Acad. Sci. Paris (dalam bahasa Prancis). 262 (D).
  4. 1 2 3 Fortier, Daniel; Perea, Daniel; Schultz, Cesar (2011). "Redescription and phylogenetic relationships of Meridiosaurus vallisparadisi, a pholidosaurid from the Late Jurassic of Uruguay". Zoological Journal of the Linnean Society. 163 (Supplement S1): S257. doi:10.1111/j.1096-3642.2011.00722.x.
  5. ↑ Souza, Rafael G; Figueiredo, Rodrigo G; Azevedo, Sérgio A K; Riff, Douglas; Kellner, Alexander W A (2019-08-12). "Systematic revision of Sarcosuchus hartti (Crocodyliformes) from the Recôncavo Basin (Early Cretaceous) of Bahia, north-eastern Brazil". Zoological Journal of the Linnean Society (dalam bahasa Inggris): zlz057. doi:10.1093/zoolinnean/zlz057. ISSN 0024-4082.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)

Bibliografi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sarcosuchus.
Pseudosuchia
Neosuchia
    • lihat dibawah↓
†Tethysuchia
Pholidosauridae
Dyrosauridae
†Atoposauridae
†Stomatosuchidae
†Paluxysuchidae
†Goniopholididae
†Bernissartiidae
†Paralligatoridae
Eusuchia
    • lihat dibawah↓
Oceanosuchus boecensis

Dyrosaurus phosphaticus Isisfordia duncani Goniopholis simus

Bernissartia fagesii
†Hylaeochampsidae
†Allodaposuchidae
†Aegyptosuchidae
†"Thoracosaurs"
†Planocraniidae
Crocodilia
Allodaposuchus precedens
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan