Senin, 21 September 2026
21:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Saraca

Saraca

genus tumbuh-tumbuhan

Saraca
250px-Saraca_thaipingensis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Saraca thaipingensis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Detarioideae
Tribus: Saraceae
Genus: Saraca
L.
Spesies

Lihat teks

Sinonim

Jonesia (Roxb.)

Artikel takson sembarang

Saraca adalah salah satu genus tumbuhan berbunga dalam keluarga Fabaceae (suku kacang-kacangan/polong-polongan) yang berisi sekitar 20 spesies tumbuhan.[1] Genus tumbuhan ini merupakan pohon asli dari India, Cina, dan Sri Lanka yang menyebar menuju Malaysia dan Pulau Sulawesi.

Tumbuhan dalam genus ini dapat ditanam di luar ruangan di daerah beriklim lembap yang sangat hangat, dan lebih menyukai tanah yang lembap dan berdrainase baik dengan banyak bahan organik, juga bisa ditanam di dalam rumah kaca. Pohon-pohonnya sendiri ditanam untuk dimanfaatkan bunganya yang berkelompok dan terbalik dengan warna kuning, jingga atau merah. Bunga pohonnya tidak memiliki kelopak, memiliki kelopak berwarna cerah, dan memiliki benang sari yang panjangnya mencapai delapan inci. Daunnya menyirip dengan selebaran berpasangan. Biasanya pohon-pohon ini terbiasa dengan naungan pohon lain. Sebagian besar spesiesnya berasosiasi dengan badan air tertentu. Dalam kepercayaan buddhisme Spesies Saraca asoca (Pohon asoka) diyakini sebagai pohon tempat Buddha dilahirkan. Spesied Saraca declinata merupakan flora resmi Provinsi Yala, Thailand.

Daftar Spesies[2]

Referensi

  1. Dezhao Chen; Dianxiang Zhang & Ding Hou, "Saraca Linnaeus, Syst. Nat., ed. 12, 2: 469; Mant. Pl. 1: 13, 98. 1767", Flora of China online, vol. 10
  2. The Plant List, diakses tanggal 6 Januari 2016{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan