Minggu, 08 November 2026
06:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Sapi bakalan

Bagikan:

Sapi bakalan (bahasa Inggris: feeder cattle) adalah jenis sapi potong yang dipelihara selama periode waktu tertentu untuk mencapai bobot badan maksimal pada umur optimal untuk dipotong. Sapi bakalan biasanya dipelihara di feedlot. Ada beberapa metode pemberian pakan untuk sapi yang sedang digemukkan, antara lain penggemukan dengan pakan kering, penggemukan dengan penggembalaan, kombinasi keduanya, dan sistem kereman.[1]

Sapi kereman merupakan sapi digemukkan dengan sistem kareman,[2][3] yaitu cara pemeliharaan sapi di dalam kandang dengan pakan dasar berupa hijauan serta pakan tambahan.[3] Komposisi pakan tambahan untuk sapi kereman minimal 1,5% dari berat badan sapi dengan kandungan protein antara 14-16%.[3] Hal-hal yang perlu disiapkan untuk mengembangkan peternakan sapi kereman adalah sapi bakalan, pakan tambahan atau konsentrat, dan kandang.[3] Sapi bakalan yang akan digemukkan sebaiknya sapi jantan yang masih kurus tetapi sehat.[3] Bobot sapi yang digemukkan minimal 200 kg dengan umur sapi antara satu hingga satu setengah tahun.[3] Pakan tambahan untuk sapi kereman diberikan supaya sapi dapat gemuk dengan cepat.[3] Pakan tambahan yang biasanya diberikan adalah dedak padi atau katul, batang sagu, bungkil kelapa, tepung ikan, garam dapur, dan mineral campuran.[3] Makanan tambahan tersebut digunakan dengan batas pada rangsum atau pakan ternak sebesar 9 per 100 gram.[3] Kadang ternak sebaiknya berada cukup jauh dari rumah dan sumber air yaitu kurang lebih berjarak 10 hingga 20 meter.[3] Ukuran kandang untuk setiap ekor sapi yaitu 125 cm untuk lebar dan 2 meter untuk panjang.[3] Dalam melakukan usaha peternakan sapi kereman ada 4 faktor yang memengaruhi.[4] Faktor pertama adalah peternak sebagai subjek.[4] Faktor kedua yaitu ternak yang dala hal ini adalah sapi sebagai objek yang harus dijaga kesehatannya agar produktivitasnya naik.[4] Faktor ketiga yaitu lahan tempat pemeliharaan sapi harus dioptimalkan penggunaanya.[4] Faktor keempat adalah penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam peternakan.[4]

Rujukan

  1. ↑ "Mengenal Manajemen Pakan Sistem Penggemukan Sapi". Dinas Pertanian Provinsi Banten. Diakses tanggal 2021-12-26.
  2. ↑ "Sapi Kereman". Pemerintah Kabupaten Purworejo. Diakses tanggal 26 Juni 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Penggemukan Sapi Potong Sistem Kareman". Warintek Bantul. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-21. Diakses tanggal 26 Juni 2014.
  4. 1 2 3 4 5 Darmono. Tata Laksana Usaha Sapi Kereman. Kanisius. ISBN 978-979-413-924-0. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-26. Diakses tanggal 26 Juni 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan