Sabtu, 31 Oktober 2026
00:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sampuran sumatra

Sampuran sumatra

spesies burung

Bagikan:
Sampuran sumatra
250px-Niltava-sumatrana_jantan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
N. sumatrana
Nama binomial
Niltava sumatrana
Salvadori, 1879
Artikel takson sembarang

Sampuran sumatra ( Niltava sumatrana ) adalah spesies burung dari famili Muscicapidae.

Deskripsi

Burung ini berukuran 15 cm., dengan kenampakan gelap. Tubuh bagian atas burung jantan berwarna biru-tua; dengan mahkota, bercak pada sisi-leher, bercak pada bahu, tunggir, dan penutup ekor atas berwarna biru-mengilap/metalik. Tubuh bagian bawahnya berwarna jingga; dengan sisi-kepala dan tenggorokan berwarna hitam.

Burung betina berwarna coklat dengan warna garis-putih sempit pada tenggorokan dan bercak biru-mengilap/metalik pada bahu. Burung muda berwarna coklat dengan bintik-bintik merah-karat pada tubuh bagian atas; sedang tubuh bagian bawahnya bersisik hitam. Iris coklat-tua, paruh hitam, kaki abu-abu kebiruan.

Persebaran dan ras

Persebaran mencakup Semenanjung Malaysia (Dataran tinggi Cameron) dan Sumatra bagian barat (Pegunungan Barisan). Di sumatera sangat mudah dijumpai di puncak gunung Kerinci yang merupakan batas paling selatan persebarannya. Hidup sendirian, menghuni tumbuhan bawah dan lapisan tengah hutan yang rimbun di pegunungan tinggi di atas ketinggian 1000 m, sampai batas tumbuhnya pepohonan.

Referensi

  1. ↑ "Niltava sumatrana". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 Juli 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan