Kamis, 24 September 2026
08:34 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Sampot

Sampot

250px-Khmer_Traditional_Dancing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
MODEL SAMPOT : PAKAIAN TRADISIONAL KAMBOJA

Sampot adalah pakaian tradisional Kamboja dan biasa dikenakan oleh kaum wanita. Pakaian ini mirip dengan pakaian dari Laos dan Thailand. Kendati demikian terdapat sejumlah perbedaan. Sejarah sampot tak terlepas dari masa Funan. Kala itu Raja Kamboja meminta orang-orang di kerajaannya untuk mengenakan sampot sebagai permintaan dari utusan Tiongkok.[1]

Variasi sampot

Sampot memiliki beragam variasi yang didasarkan pada kelas sosial. Berikut adalah variasi sampot:[2]

  • Sampot Chang Kben. Sampot ini adalah sampot yang dikenakan oleh kaum wanita kelas atas dan menengah. Ciri khas dari model sampot ini adalah pada bagian bawahnya tampak seperti sebuah celana dengan panjang 3 meter dan lebar 1 meter. Sampot ini dikenakan dengan cara melilitkannya pada pinggang. Kemudian sampot ditarik dari badan dan dibuatlah simpul kecil. Pada zaman dahulu, wanita Kamboja biasa memadukannya dengan kain yang disebut Chang Pong untuk menutupi dada. Selain pihak kerajaan, sampot model ini juga dikenakan pada acara-acara khusus.
  • Sampot Phamoung. Variasi ini terbuat dari kain berkualitas terbaik kamboja, yakni sutera kuning. Untuk menghasilkan sebuah sampot, dibutuhkan 52 warna dan 22 buah jarum. Pembuatan sampot ini menggunakan teknik khusus Kamboja.
  • Sampot Hol.Sampot ini terbuat dari hol, salah satu dari tiga jenis sutera utama. Variasi jenis ini terpengaruh oleh budaya India dan biasa dipakai oleh wanita yang masih muda.

Referensi

  1. tourismcambodia.com. "Cambodian Clothing - General Travel Information - Plan Your Trip to Cambodia | Tourism Cambodia | Tourism Cambodia". www.tourismcambodia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-10.
  2. "Traditional clothes of women in Cambodia". Cambodia Travel (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-10-10.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan