Rabu, 28 Oktober 2026
23:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sampai Nanti

Sampai Nanti

Bagikan:
Sampai Nanti
250px-Sampai_nanti.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studiokarya Kahitna
DirilisMaret 1998
GenreJazz fusion, Pop kreatif, Smooth jazz, Pop
Durasi40:27
LabelMusica Studio's
Kronologi Kahitna
Cantik
(1996)Cantik1996
Sampai Nanti
(1998)
Permaisuriku
(2000)Permaisuriku2000

Sampai Nanti adalah album studio ketiga karya Kahitna yang dirilis pada tahun 1998.

Dengan formula yang masih sama, lagu bernuansa etnik di lagu "Dirantau", lagu pop ala Yovie Widianto, lagu berbahasa asing (lagu "Ti Amo") dan juga mendaur ulang lagu lama ciptaan Yovie Widianto, kali ini yang dipilih adalah lagu "Biarkanlah" yang pernah dibawakan Nia Zulkarnaen. Singel hits dari album ini adalah "Sampai Nanti" dan "Setahun Kemarin".[1]

Daftar Lagu

No.JudulDurasi
1."Setahun Kemarin" (Carlo Saba)4:27
2."Sampai Nanti" (Yovie Widianto)4:01
3."Birunya Asmaraku" (Yovie Widianto, Harry Suhardiman)3:09
4."Biarkanlah" (Yovie Widianto)3:45
5."Pinokio (Instrumental)"3:38
6."Dirantau" (Yovie Widianto)3:44
7."Pasti" (Bambang Purwono, Hedi Yunus)5:07
8."Casablanca" (Yovie Widianto, Harry Suhardiman)4:47
9."Bukan Sabtu" (Yovie Widianto, Andrie Bayuadjie)3:36
10."Ti Amo" (Yovie Widianto, Carlo Saba)4:13
Total durasi:40:27

Music Video

  • Sampai Nanti[2]
  • Setahun Kemarin[3]

Referensi

  1. ↑ http://indolawas.blogspot.com diakses 19 September 2008
  2. ↑ Musica Studio's (2013-02-09), Kahitna - SAMPAI NANTI (Official Video), diakses tanggal 2016-11-15
  3. ↑ Musica Studio's (2013-02-07), Kahitna - SETAHUN KEMARIN (Official Video), diakses tanggal 2016-11-15


Ikon rintisan

Artikel bertopik album Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan