Kamis, 05 November 2026
06:31 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Sakha (veda)

Kata dalam bahasa sansekerta

Bagikan:

Sakha atau Shakha (śākhā), secara harfiah berarti "cabang", berasal dari bahasa Sanskerta yang merujuk untuk resensi dari sastra Veda yang dianut oleh masing-masing kelompok ajaran atau sampradaya.

Shaunaka di dalam Caraṇa-vyūha memuat daftar sakha pada masing-masing Veda:

  • Rgveda memiliki 5 sakha, yaitu: Śākala, Bāṣkala, Ashvalayana, Shankhayana, Mandukayana,
  • Yajurveda memiliki 42 - 44, bahkan ada yang beranggapan 68,
  • Samaveda memiliki 12 sakha,
  • Atharvaveda memiliki 9 sakha.

Di antara sekian banyak sakha, hanya beberapa saja yang masih bertahan hingga kini. Di antaranya adalah Śākala-shakha, (sakha dari Rgveda yang masih lengkap), serta beberapa penggalan-pennggalan dari Bāṣkala-sakha. Resensi dari Yajurveda yang masih ada hingga kini hanya 5, diantaranya adalah Vajasaneyi Madhandina, Kanva; Taittiriya, Maitrayani, Caraka-Katha, Kapisthala-Katha. Sedangkan Samaveda memiliki Jaiminiya dan Kauthuma dan Atharvaveda memiliki Shaunakiya dan Paippalada, yang masih ada hingga kini.

Referensi

  • Michael Witzel, Tracing the Vedic dialects in Dialectes dans les litteratures Indo-Aryennes ed. Caillat, Paris, 1989, 97–265.


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan