Minggu, 08 November 2026
14:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sajen

Sajen

tata cara persembahan menurut kepercayaan tertentu

Bagikan:
250px-Sesajen.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah contoh sesajen sederhana pada upacara hari pertama mengayun bayi dalam masyarakat Sunda di Dayeuhluhur

Sajen (disebut pula sesajen) atau semahan[1] adalah persembahan yang berupa panganan, kembang dan sebagainya, yang disajikan dalam upacara keagamaan atau adat lainnya, yang dilakukan secara simbolis dengan tujuan simbol konektivitas dengan kekuatan gaib.[2][3] Kekuatan yang dimaksud bisa merupakan kekuatan tertinggi yang telah memberi kehidupan dan menjadi pusat harapan atas berbagai keinginan positif masyarakat,[4] maupun kekuatan yang dipercayai telah menjauhkan masyarakat dari sentuhan hal-hal negatif.[5] Benda-benda yang dipersembahkan adalah simbol dari harapan dan wujud syukur. Kegiatan mempersembahkan sajian ini disebut dengan bersaji.[2]

Sesajen pada dasarnya adalah bentuk penghormatan dan syukur dalam konteks keagamaan dan adat istiadat, dan tidak selalu terkait dengan praktik mistis atau negatif.[6]

Etimologi

Kata "sajen" dan "sajian" merupakan serapan dari bahasa Jawa Kuno saji, yang berarti 'apa yang telah disiapkan untuk dipakai atau disajikan, keperluan, kebutuhan, khususnya untuk ritual dan upacara'.[7] Kata saji itu sendiri berasal dari bahasa Sanskerta सज्ज् (sajj), suatu kata kerja yang berarti 'berpegang teguh, patuh, mengencangkan, memperbaiki, mengikuti, mengikat secara personal'.[8]

Galeri

Referensi

  1. ↑ "Semah (1)". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. 1 2 "Arti kata bersaji". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 5 Mei 2021.
  3. ↑ "Arti kata sajian". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 18 November 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Indrahti, Sri; Prasetyawan, Yanuar Yoga; Maziyah, Siti; Alamsyah (2019). "Implikasi Kuliner Sesaji dan Dhanyang dalam Upacara Tradisi di Jepara". Berkala Arkeologi. 39 (1): 73–91. doi:10.30883/jba.v39i1.327.
  5. ↑ Sholikhin, KH. Muhammad (2010). Ritual dan Tradisi Islam Jawa. Yogyakarta: Narasi. hlm. 50. ISBN 9789791682053.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Sundari, Dewi (2017-06-09). "Makna Ubo Rampe dan Sesajen Ritual Jawa - DewiSundari.com". Dewi Sundari. Diakses tanggal 2023-09-19.
  7. ↑ Zoetmulder, P.J.; Robson, S.O. (2006), Kamus Jawa Kuna-Indonesia, diterjemahkan oleh Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  8. ↑ Sir Monier Monier-Williams, M.A., K.C.I.E (1899), Sanskrit-English Dictionary: Etymologically and Philologically Arranged with Special Reference to Cognate Indo-European Languages, Oxford: University Press{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Daftar pustaka

  • Sholikhin, M. (2010). Ritual dan Tradisi Islam Jawa. Narasi.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Food and drink offerings.


Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan