Selasa, 27 Oktober 2026
00:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Saga Islandia

Saga Islandia

Bagikan:
250px-Egil_Skallagrimsson_17c_manuscript.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Egill Skallagrímsson dalam manuskrip abad ketujuh belas Saga Egil

Saga Islandia (bahasa Islandia:Íslendingasögur, modern pengucapan bahasa Islandia: [ˈislɛndiŋkaˌsœːɣʏr̥]), adalah salah satu genre saga di Islandia. Saga Islandia adalah cerita narasi prosa yang sebagian besar didasarkan pada peristiwa sejarah yang sebagian besar terjadi di Islandia pada abad kesembilan, kesepuluh, dan awal kesebelas, yang disebut Zaman Saga. Saga Islandia ditulis dalam bahasa Islandia Kuno, dialek barat Nordik Kuno. Saga Islandia adalah spesimen sastra Islandia yang paling terkenal.[1]

Saga Islandia fokus pada sejarah, terutama sejarah silsilah dan keluarga. Mereka mencerminkan perjuangan dan konflik yang muncul dalam masyarakat generasi awal pemukim Islandia. Saga Islandia adalah sumber sejarah yang berharga dan unik tentang masyarakat dan kerajaan Skandinavia abad pertengahan, khususnya yang berkaitan dengan agama dan budaya sebelum Kristen.[2]

Akhirnya banyak dari saga-saga Islandia ini ditulis, sebagian besar pada abad ketiga belas dan keempat belas. Penulis dari saga-saga ini sebagian besar tidak diketahui. Satu saga, Saga Egil, diyakini oleh beberapa sarjana telah ditulis oleh Snorri Sturluson, keturunan pahlawan saga, tapi ini masih belum pasti. Saga Islandia edisi modern standar diproduksi oleh Hið íslenzka fornritafélag ('Lembaga Teks Islandia Lama'), atau disingkat slenzk fornrit.[3]

Referensi

  1. ↑ Myers, Ben (2008-10-03). "The Icelandic Sagas: Europe's most important book?". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2017-08-24.
  2. ↑ Bagge, Sverre (2014). Cross and Scepter: The Rise of the Scandinavian Kingdoms from the Vikings to the Reformation (dalam bahasa Inggris). Princeton University Press. hlm. 45. ISBN 978-1-4008-5010-5.
  3. ↑ Lönnroth, Lars (1976). Njáls Saga. London: University of California Press. hlm. 204–205. ISBN 0-520-02708-6 – via Internet Archive.

Bacaan lanjutan

  • Arnold, Martin (2003). The Post-Classical Icelandic Family Saga. Lampeter: Edwin Mellen Press
  • Ármann Jakobsson (2013). Nine Saga Studies: The Critical Interpretation of the Icelandic Sagas. Reykjavík: University of Iceland Press. ISBN9-789-97954997-0. OCLC855995457
  • Falk, Oren. 2021. Violence and Risk in Medieval Iceland: This Spattered Isle. Oxford University Press.
  • Karlsson, Gunnar (2000). The History of Iceland. Minneapolis: University of Minnesota Press
  • Liestøl, Knut (1930). The Origin of the Icelandic Family Sagas. Translated by Jayne, Arthur Garland. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press. ISBN9780837172538.
  • Miller, William Ian (2009). Bloodtaking and Peacemaking: Feud, Law, and Society in Saga Iceland. Chicago: University of Chicago Press. ISBN9780226526829. OCLC781292936
  • Smiley, Jane; Kellogg, Robert Leland (2001). The Sagas of Icelanders: a selection. New York: Penguin Books. ISBN9780141000039. OCLC492636430
  • Viðar Hreinsson (eds.) (1997). The Complete Sagas of Icelanders. 5 vols. Reykjavík: Leifur Eiriksson Publishing. ISBN9789979929307. OCLC44999940 – see sagas.is

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan