Selasa, 22 September 2026
05:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Sabas

Sabas

Santo Sabas
250px-SabbastheSanctified.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ikon 'Santo Sabas dari Abad Pertengahan
Lahir439 M
Kaisarea Mazaca, Kapadokia
Meninggal5 Desember 532
Yerusalem, Palestina
Dihormati diGereja Ortodoks Timur
Gereja Katolik Timur
Gereja Katolik Roma
Pesta5 Desember

Santo Sabas (439-532) adalah seorang rahib yang mendirikan sebuah laura (tempat berdoa) yang terkenal, di antara Yerusalem dan Laut Mati.[1][2] Sabas memiliki masa kecil yang kurang bahagia.[2] Ayah Sabas adalah seorang tentara yang bertugas di Mesir untuk jangka waktu yang lama sehingga Sabas dititipkan di rumah paman dan bibinya.[2] Bibinya sering berbuat kasar padanya sehingga ia lari dari rumah dan hidup dengan pamannya yang lain.[2] Kemudian kedua pamannya itu memperebutkan hak asuh Sabas, bahkan hingga ke pengadilan, karena menginginkan uang kiriman dari ayah Sabas.[2] Akhirnya, Sabas pergi dari rumah lagi dan pergi ke sebuah biara. Ia hidup di situ selama 10 tahun.[2]

Kemudian Sabab mengembara ke Yerusalem dan tinggal di biara lain.[2] Ia mendirikan laura yang terletak di sebuah tempat terpencil di antara Yerusalem dan Laut Mati.[2] Laura yang ia dirikan menjadi terkenal dan dikunjungi banyak orang.[1]

Referensi

  1. 1 2 A. Heuken. 1985. Ensiklopedi Orang Kudus. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. Hal. 270-271
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Bernadette McCarver Snyder. 2001. 115 Kisah Santo-Santa yang Mengasyikkan. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 119.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Santo dan Santa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan