Senin, 19 Oktober 2026
23:22 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Yayasan Bunda Hati Kudus

yayasan pendidikan di Indonesia

Bagikan:
60px-Unbalanced_scales.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kontributor utama artikel ini tampaknya memiliki hubungan dekat dengan subjek. Artikel ini mungkin perlu dirapikan agar mematuhi kebijakan konten Wikipedia, terutama dalam hal sudut pandang netral.
Silakan dibahas lebih lanjut di halaman pembicaraan artikel ini.
(Maret 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki bagian pembuka yang sesuai dengan standar Wikipedia. Mohon tulis paragraf pembuka yang informatif sehingga pembaca dapat memahami maksud dari "Yayasan Bunda Hati Kudus".
Contoh paragraf pembuka "Yayasan Bunda Hati Kudus adalah ...".
(Maret 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Yayasan Bunda Hati Kudus" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Yayasan Bunda Hati Kudus
JenisYayasan Pendidikan
Wilayah yang dilayani
DKI Jakarta, Tangerang, Semarang
LayananPendidikan

Persekolahan

Berikut ini adalah sekolah-sekolah yang bernaung dibawah Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) :

  1. Sekolah Tarsisius 1. Jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
  2. Sekolah Damai. Jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
  3. Sekolah Tarsisius 2. Jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
  4. Sekolah Vianney. Jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
  5. Sekolah Tarsisius Vireta. Jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK.
  6. Sekolah Bunda Hati Kudus. Jenjang TK dan SD.

Lokasi

Kantor pusat Yayasan Bunda Hati Kudus beralamat di Jalan Kebon Jeruk Raya No. 19, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia.

Sejarah

Yayasan Bunda hati kudus saat ini mengelola 6 unit persekolahan, yaitu 4 di Jakarta (Sekolah Tarsisius 1, Sekolah Tarsisius 2, Sekolah Damai, dan Sekolah Vianney), 1 di Tangerang (Sekolah Tarsisius Vireta) dan 1 di Semarang (Sekolah Bunda Hati Kudus). Keenam unit tersebut mengelola 22 buah sekolah dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA. Meski usia yayasan relatif masih muda, tetapi keberadaan sekolahnya, yakni Sekolah Rakyat (SR) Tarcisius (sekarang SD Tarsisius I) jauh lebih tua. Sekolah yang berlokasi di Jl. Kemakmuranan (kini Jl. K.H. Hasyim Ashari), Jakarta Pusat dan merupakan cikal bakal dari persekolahan YBHK itu didirikan sekitar tahun 1950-an oleh Paroki Bunda Hati Kudus Kemakmuran. Kemudian pada tahun 1958, didirikan TK Maria Fatima dan SR Bintang Timur.

Pada tahun 1963, pengelolalan ketiga sekolah tersebut diserahkan kepada Yayasan Perguruan PAX. Di bawah yayasan pendidikan ini semua nama ketiga sekolah itu diganti. TK Maria Fatima menjadi TK Pax, sementara SR Tarcicus dan SR Bintang Timur dilebur menjadi satu dengan nama SD Pax. Untuk melengkapi persekolahan tersebut kemudian didirikan SMP PAX. Dan pada tahun yang sama didirikan pula SD Bintang Kejora yang dikhususkan untuk anak-anak perempuan.

Tahun 1964, tepatnya tanggal 2 Agustus 1964, Pengurus Gereja dan Dana Papa (PGDP) Paroki Kemakmuran membentuk Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) yang khusus mengelola persekolahan yang berada di bawah Paroki BHK Kemakmuran. Namun kala itu yayasan ini masih belum berbetuk badan hukum.

Pada tahun yang sama, YBHK mendirikan TK dan SD Damai di Kampung Duri, Jakarta Barat. Dan lima tahun kemudian (1969) didirikanlah SMP Damai. Tiga tahun kemudian, yakni tahun 1975 didirikanlah SMA Tarsisius di Kemakmuran, Jakarta Pusat. Proses belajar mengajarnya dilakukan pada siang hingga sore hari dengan ruang kelasnya masih numpang di SD Tarsisius.

Dalam dasawarsa 1970-1980, terjadilah penyerahan beruntun beberapa sekolah kepada PGDP Bunda Hati Kudus Paroki Kemakmuran, Jakarta. Di antaranya, tahun 1972 Yayasan Perguruan PAX menyerahkan TK, SD dan SMP PAX. Kemudian tahun 1974, menyusul bruder-bruder Tarekat Aloysius menyerahkan SD Tarsisius, tahun 1975 TK, SD dan SMP Paula yang dikelola awam Katolik berintegrasi ke dalam TK, SD, dan SMP PAX. Tahun 1978, SMP Xaverius, yang buka siang hari di kompleks Kemakmuran diserahkan oleh Yayasan Batanghari kepada PGDP Paroki Kemakmuran. SMP ini kemudian berganti nama menjadi SMP Tarsisius.

Dengan adanya unit-unit sekolah DAMAI, Tarsisius, dan Sekolah PAX di bawah PGDP Paroki Kemakmuran, maka diperlukan adanya sebuah lembaga khusus yang berbadan hukum untuk menangani dan mengelola persekolahan tersebut, sesuai peraturan pemerintah. Berkaitan dengan itu, maka dengan didahului pertemuan-pertemuan PGDP Roma Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Kemakmuran, kemudian disusul dengan lokakarya bagi para guru/Karyawan di Cisarua, Bogor, pada liburan Natal tahun 1980/1981, disepakati pembentukan sebuah yayasan yang berbadan hukum sebagai pengelola persekolahan-persekolahan tersebut. Dari hasil kesepakatan itulah, maka pada hari Senin tanggal 12 Januari 1981, di hadapan Notaris Helena Kuntoro SH, dengan akta no. 15, secara resmi Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) sebagai sebuah lembaga pendidikan yang berbadan hukum. Dan sejak saat itulah Peringatan Hari Jadi YBHK jatuh setiap tanggal 12 Januari.

Karena lokasi sekolah di Kemakmuran tidak kondusif lagi untuk menampung jumlah siswa yang semakin besar, maka pada tahun 1989 sekolah-sekolah PAX (SD dan SMP) dipindahkan ke kompleks baru di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan sejak saat itu nama kedua sekolah itu diganti menjadi SD Tarsisius II dan SMP Tarsisius II.

Setahun kemudian, yakni tahun 1990, kembali YBHK membuka sekolah baru. Sekolah baru untuk jenjang SMA yang diberi nama Vianney ini, awalnya untuk menampung limpahan siswa baru yang mendaftar di SMA Tarsisius II, yang jumlahnya cukup besar. Karena ketika itu, belum memiliki gedung sendiri, maka untuk sementara proses pembelajaran SMA Vianney dilakukan siang hari di gedung Tarsisius II.

Karena keberadaan SMA Vianney yang “numpang” di kompleks persekolahan Tarsisius II tidak disetujui oleh pemerintah (Dinas Depdikbud DKI Jakarta), maka pada tahun 1997 didirikanlah kompleks persekolahan Vianney di Pondok Randu, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Dan pada tahun yang sama pula, atas permintaan Direktur Real Estate Panca Muara Jaya (PMJ), YBHK membuka sekolah baru untuk jenjang TK, SD, SMP dan SMA di kompleks perumahan Villa Regensi II, Tangerang, Jawa Barat (sekarang Provinsi Banten). Nama unit persekolahan baru ini diberi nama “Tarsisius Vireta”. Perlu diketahui, Vireta adalah singkatan dari Vila Regensi Tangerang.

Referensi

Pranala luar

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan