Selasa, 27 Oktober 2026
11:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
SMA Negeri 1 Yogyakarta

SMA Negeri 1 Yogyakarta

sekolah menengah atas di Kota Yogyakarta, Yogyakarta

Bagikan:
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
SMA Negeri 1 Yogyakarta
Teladan
SMA_Negeri_1_Teladan_Yogyakarta_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=SMA_Negeri_1_Yogyakarta&revid=30106798&groups=_d55dc1cace821e7cc04a53bb050200da39328409&parser=parsoid
Informasi
Didirikan16 Desember 1957
JenisSekolah Nasional Bertaraf Internasional Cambridge International Center ID071
AkreditasiA[1]
Nomor Statistik Sekolah301046008006
Nomor Pokok Sekolah Nasional20403174
MaskotTugu Teladan
Kepala SekolahSiti Hajarwati S.Pd., M.Pd.Si.
Jumlah kelas9 kelas setiap tingkat (Total 27 kelas)
Jurusan atau peminatanIPA dan IPS
Rentang kelasX, XI, XII, Reguler, Cambridge International Class
KurikulumKurikulum Merdeka
GCE Advanced Level / A Level Cambridge Curriculum
Jumlah siswa972 siswa (36 siswa per kelas)
‎NEM terendah37,75 (2015)
NEM tertinggi39,80 (2015)
Nilai masuk rata-rata38,36 (2015)
Alamat
LokasiJl. H.O.S. Cokroaminoto 10, Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, Indonesia
Tel./Faks.(0274) 513454
Koordinat7°47′58″S 110°21′09″E / 7.799444°S 110.3525°E / -7.799444; 110.3525
Situs webwww.sman1yogya.sch.id
Lain-lain
LulusanKATY (Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta)
Moto
Moto"Teladan Jayamahe" (Teladan Jaya Selamanya)

SMA Negeri 1 Yogyakarta adalah salah satu SMA di Yogyakarta. Masyarakat Yogyakarta menyebut sekolah ini dengan nama SMA Teladan.

Sejarah

Sejak pertama kali bangunan SMA Negeri 1 Yogyakarta berdiri, sekolah ini telah berganti nama sebanyak tiga kali. Pada mulanya sekolah ini bernama Algemeene Middelbare School afdeeling A yang didirikan pada masa pemerintahan Belanda khusus untuk kejuruan sastra barat. Setelah kemerdekaan Indonesia, nama sekolah ini diubah menjadi SMA A Yogyakarta dan kemudian diubah lagi menjadi SMA Negeri 1 Yogyakarta. SMA Negeri 1 Yogyakarta sudah berdiri selama rentang tiga zaman, antara masa penjajahan, revolusi fisik, dan era kemerdekaan.

Pada 1954, Kepala Urusan Pendidikan SMA Depdikbud menugaskan beberapa SMA untuk mengadakan kurikulum baru, kemudian SMA-SMA ini disebut sebagai SMA Teladan. Keputusan ini adalah langkah nyata pemerintah dalam mewujudkan pembaharuan pendidikan di tingkat SMA. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PP dan K No. 128079/S tertanggal 16 Desember 1957, terhitung mulai 1 Desember 1957, ditunjuklah:

SMA Teladan terdiri menjadi tiga jenis materi pembelajaran. Bagian A bermaterikan Sastra Budaya, bagian B mengajarkan Ilmu Pasti, dan bagian C bermaterikan Sosial Ekonomi. SMA Negeri 1 Yogyakarta semula adalah sekolah Algemeene Middelbare School (AMS) afdeeling Yogyakarta.

SMA Negeri 1 Yogyakarta adalah SMA Teladan Bagian A, tapi karena dianggap berhasil, maka pada tanggal 30 November 1962 melalui SK Mendikbud nomor 34/SK/BIII mengangkat SMA Teladan A menjadi Teladan ABC. Tak lama setelah itu, keluar instruksi dari Depdikbud untuk menerapkan eksperimen kurikulum SMA Teladan di seluruh Indonesia. SMA Teladan ABC Yogyakarta pun berubah namanya menjadi SMA Negeri 1 Yogyakarta. Namun hingga sekarang, orang lebih mengenal SMA Negeri 1 Yogyakarta dengan nama SMA Teladan.

SMA Teladan membentuk seksi bimbingan dan penyuluhan pada awal tahun 1958. November 1961, di Surakarta, dalam rapat SMA-SMA Teladan dan memutuskan perlunya Bimbingan tersebut untuk semua SMA di Indonesia. Pada akhirnya SMA Teladan menjadi pelopor adanya bimbingan konseling di semua SMA di Indonesia.

SMA Negeri 1 Yogyakarta adalah sekolah pertama yang menerapkan metode penyampaian oral approach untuk pembelajaran Bahasa Inggris di SMA.

In all education, the atmosphere prevailing in the institution will be of basic importance. And especially I have always felt that unless we are able to create an atmosphere of confidence,cooperation, and human understanding, our teaching will be of little value. From what I could see and hear during my too short visit, I feel this was the spirit you wanted to have in your school, and I was impressed by the warm, human atmosphere.

— Andreas Schanke, pejabat pendidikan Denmark

Pada 1998, Teladan ditunjuk sebagai sekolah berwawasan unggulan.[2]

Pada 2002, Teladan mulai membuka program kelas akselerasi.[3]

Pada 2004, mulai membuka International Class Programme. 1st Graduation International Programme telah mengikuti tes International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) yang diadakan oleh Universitas Cambridge.

Pada 2005, Teladan menjadi Sekolah Nasional Bertaraf Internasional (SNBI). Pada tahun yang sama, sekolah ini mendapatkan sertifikasi dari Universitas Cambridge untuk menjadi Cambridge Center[4] dan merupakan sekolah negeri pertama di Indonesia yang menjadi Cambridge Center. Banyak Sekolah dari seluruh Indonesia yang mengikuti Cambridge International Examination yang dilakukan 2 kali setahun di SMA Negeri 1 Yogyakarta.

Pada tahun 2006, Teladan ditunjuk oleh Kemendikbud sebagai RSBI angkatan pertama dan mulai menerapkan RSBI dan sistem moving class untuk semua kelas.

Pada 2009, telah dilakukan audit eksternal oleh Lembaga Sertifikasi Manajemen Mutu Bureau Veritas dari Prancis. Dari penilaian tersebut, dapat dipastikan SMA Negeri 1 Yogyakarta pantas dan berhak mendapat Sertifikat ISO 9001: 2008 dengan nilai yang baik.

Pada 2011, Teladan membuka Cambridge Class yang dikhususkan bagi siswa yang akan mengikuti Cambridge International Examination. Bagi siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta dianjurkan untuk mengikuti A-Level Test.

Akreditasi

  • Nilai Akreditasi: 99[1]
  • Peringkat Akreditasi: A
  • Tanggal Penetapan: 25 Mei 2023

Program pembelajaran

Program Reguler

Program reguler memiliki 9 kelas, 7 IPA dan 2 IPS. Mulai 2013, penjurusan dilakukan pada kelas 10. Pada tahun 2023, terjadi pergantian prosedur dimana penjurusan dilakukan pada kenaikan kelas 11. Namun, pada tahun berikutnya, prosedur sudah dikembalikan menjadi pada kelas 10[butuh rujukan]. Prosedur pendaftaran menggunakan sistem online (RTO) dengan NEM sebagai acuan.

Program Akselerasi

Program akselerasi merupakan program percepatan, jenjang SMA ditempuh dalam waktu 2 tahun belajar. Satu tahun ajaran program akselerasi adalah 8 bulan, 1 semester adalah 4 bulan. Prosedur penerimaan, siswa harus diterima dahulu di SMA Negeri 1 Yogyakarta melalui RTO, kemudian mengajukan pendaftaran akselerasi. Tes penerimaan program akselerasi meliputi tes akademik, psikotes, dan wawancara. Siswa yang diterima merupakan siswa dengan IQ very superior diatas 130. Program ini sudah ditutup.

Cambridge International Class

Cambridge International Examination (CIE) adalah sebuah program yang ditujukan bagi siswa yang akan mengambil ujian internasional. Sebagai Cambridge Center, SMA Negeri 1 Yogyakarta memfasilitasi siswa agar mendapatkan bimbingan lebih. CIE dilaksanakan 2 kali dalam 1 tahun ajaran. Tahun 2013 merupakan angkatan keempat program ini dan dibuka sebanyak 2 kelas. Prosedur penerimaan, siswa harus diterima dahulu di SMA Negeri 1 Yogyakarta melalui RTO, kemudian mengajukan pendaftaran cambridge. Tes penerimaan program cambridge meliputi tes akademik, psikotes, dan wawancara.

Kepala sekolah

  1. Poerwoko (1957 – 1964)
  2. Soewandi Dwidjo Soewondo (1964 – 1972)
  3. Budihardjo (1972 – 1975)
  4. Soemardji (1975 – 1981)
  5. Moelyono (1981 – 1984)
  6. Kusnun (1984 – 1988)
  7. Sri Matojo (1988 – 1991)
  8. Ariento Dipl (1991 – 1993)
  9. Ayu Tri Martini (1993 – 1997)
  10. Soenarto (1997 – 2001)
  11. Bashori Muhammad (2001 – 2008)
  12. Bambang Supriyono (2008 – 2009)
  13. Zamroni (2009 – 2013)
  14. Rudy Prakanto (2013 – 2018)
  15. Miftakodin (2018 – 2022)
  16. Jumadi (2022 – 2025)
  17. Ngadiya (2025 – petahana)

Fasilitas

Fasilitas yang dimiliki oleh SMA Negeri 1 Yogyakarta disediakan untuk berbagai kegiatan siswa, baik untuk pembelajaran maupun pengembangan kesiswaan maupun untuk pendukung penyelenggaraan pendidikan. Adapun fasilitas tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Ruang Belajar 30 kelas, lengkap dengan TV, Proyektor OHP, Proyektor LCD, dan kipas angin
  2. Laboratorium Multimedia
  3. Laboratorium Fisika
  4. Laboratorium Kimia
  5. Laboratarium Biologi
  6. Laboratorium Bahasa
  7. Laboratorium Komputer
  8. Laboratorium IPS
  9. Koneksi internet WiFi dengan berbagai provider
  10. Perpustakaan ber-AC dengan sofa dan ruang media, serta termasuk perpustakaan terbaik tingkat daerah
  11. Ruang-ruang Kegiatan Kesiswaan
  12. Kantin dan Rumah Penjaga sekolah
  13. Ruang Pertemuan / Ruang Sidang
  14. Aula Katamso dan Panggung
  15. UKS
  16. Koperasi Siswa
  17. Ruang BP / BK
  18. Ruang Kepsek
  19. Ruang Guru
  20. Ruang TU
  21. Ruang BPIBK
  22. Ruang Audio / Visual
  23. Ruang Kesenian Karawitan dengan gamelan baru yang keren.
  24. Masjid, Ruang Agama Kristen, Ruang Agama Katolik
  25. Tempat parkir 2 lantai
  26. Lapangan Olahraga (basket, voli, tenis, bulu tangkis, tenis meja), Wall Climbing (alm), baju pelindung bela diri, tiang rengen.

Organisasi Siswa Intra Sekolah

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan organisasi wajib yang harus diselenggarakan dalam satuan sekolah menengah. OSIS adalah satu-satunya wadah dan induk organisasi siswa yang sah di sekolah sehingga seluruh kegiatan organisasi serta ekstrakulikuler berada dibawah naungan OSIS. Oleh karena itu, setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. OSIS di SMA Negeri 1 Yogyakarta sendiri memiliki nama "Bhinneka Teladan Bhakti" yang terdiri atas Pengurus Harian (PH) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Pengurus Harian (PH)

Pengurus Harian ibarat lembaga eksekutif dalam sistem pemerintahan yaitu pelaksana kebijakan yang dibuat sekolah maupun siswa melalui Majelis Perwakilan Kelas dalam bentuk kegiatan maupun peraturan. Dalam melaksanakan tugasnya, Pengurus Harian beranggotakan 19 orang siswa. Dalam hal struktur keorganisasiannya setiap Seksi Bidang membawahi beberapa subsie yang merupakan sie otonom, ekstrakurikuler, serta organisasi lain.

Majelis Perwakilan Kelas (MPK)

MPK adalah bagian dari OSIS Bhinneka Teladan Bhakti. MPK merupakan lembaga legislatif dan yudikatif dalam OSIS BTB. MPK merupakan perantara antara Sekolah dengan siswa yang menjalankan 4 fungsi utama, yakni fungsi aspirasi, fungsi legislasi, fungsi stabilisasi, dan fungsi pengawasan. Dalam menjalankan fungsi utama MPK mempunyai beberapa program kerja komisi dan juga program umum. Program kerja komisi dirancang dan dilaksanakan oleh tiap komisi, diantaranya Komisi Aspirasi dan Interaksi (Koasinter), Komisi Strategi dan Kebijakan Umum (Kostrakum), Komisi Stabilisasi dan Kedisiplinan (Kostadip), dan Komisi Pengawasan dan Evaluasi (Kowasev). Adapun program umum MPK yang dilaksanakan untuk mencapai 4 fungsi utama yaitu Sosialisasi Tata Tertib, Sosialisasi AD/ART, Sarasehan I (Forum antara siswa dengan sekolah), Sarasehan II (Forum antara OSIS dengan siswa), Penerimaan Anggota Baru MPK, Penerimaan Mitra Baru, dan Sidang Paripurna.

Kegiatan ekstrakurikuler

Di Teladan, ekstrakurikuler lebih dikenal dengan nama sie otonom (sienom) dan sie non otonom. Ruang Sienom terletak di timur lapangan basket. Urutan dari sienom yang letaknya di selatan sampai utara.

Sie Otonom

Teladan Junior Red Cross (PMR)

Teladan Junior Red Cross (TJRC) adalah organisasi PMR di SMA N 1 Yogyakarta yang memiliki jargon "Loving All Living". Ruang atau basecamp-nya bernama Markaz, terletak di deret ruang sienom nomor 3 dari selatan yang berada di sebelah timur lapangan basket SMA N 1 Yogyakarta. Setiap angkatan TJRC dinamai strata yang artinya tingkat. Hingga kini, anggotanya sudah terdiri dari 34 strata. TJRC mempunyai program ekstern yaitu Junior Red Cross Invitation (JRCI) yaitu lomba PMR untuk tingkat SMP dan SMA, serta donor darah.

Teladan Science Club (KIR)

Teladan Science Club (TSC) adalah seksi otonom di bidang penelitian dan karya ilmiah remaja dengan slogan "We Search, We Find, We Solve". TSC didirikan pada tanggal 27 Mei 1983 dan memiliki ruang sekretariat yang dikenal sebagai Habitat (atau Habit). Setiap angkatan anggota disebut level; pada tahun 2026, TSC telah mencapai 44 level.

TSC secara rutin menyelenggarakan lomba MIPA tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Jawa Tengah dan DIY yang bernama EXACTA.

SIGMA (Jurnalistik)

SIGMA adalah salah satu sie di SMA Negeri 1 Yogyakarta yang mengusung slogan "Wadah Komunikasi dan Kreativitas". Sienom yang mengusung jargon "The World is Ruled by News" ini bertempat di pojok lapbas (lapangan basket) nomor dua. SIGMA menerbitkan majalah SIGMA setiap 6 bulan, buletin SIGMATIMES (berita dalam Teladan) dan SIGMALINE (berita luar Teladan) setiap bulannya.

Nila Pangkaja (Teater)

Nila Pangkaja adalah sie otonom yang berdiri tahun 1978 dan bergerak dalam bidang teater. Anggota dari Nila Pangkaja disebut Crew NP yang diketuai oleh Kaisar. Pada tahun 2026 sudah ada 49 crew. Sejak tahun 2012, Nila Pangkaja telah membuat pagelaran tunggal menjelang akhir semester 2. Beberapa pagelaran yang telah ditampilkan antara lain Dhemit (2012), Rumah Sakit Jiwa (2013), Senandika Nestapa (2023), Ezperanza (2024), dan Candana (2025).

Teladan Hiking Association (Pencinta Alam)

Teladan Hiking Association (THA) adalah sie otonom di bidang pecinta alam dengan slogan "Adventure is our soul, environment is our life". THA merupakan sienom tertua yang dibentuk pada tanggal 20 Mei 1972. Pada tahun 2026 telah terdapat 54 angkatan. THA mempunyai 3 departemen utama yang mengampu kegiatan utama, antara lain hiking, caving, dan rock climbing; serta kegiatan-kegiatan lain seperti rafting, reboisasi, beach camp, sarasehan, diklat, fun bike, dan lain-lain.

Sie Non-Otonom

All Nation Teenagers

250px-LogosementaraANT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo ANT

All Nation Teenagers (ANT) merupakan sebuah klub multibahasa di SMA Negeri 1 Yogyakarta yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing siswa/i SMA Negeri 1 Yogyakarta. ANT mengadakan pertemuan (meeting) rutin setiap minggunya sesuai dengan departemen bahasa yang diambil. Selain itu, ANT juga memiliki misi untuk meningkatkan dan menambah pengetahuan global kepada siswa/i SMA Negeri 1 Yogyakarta. ANT juga telah menyelenggarakan beberapa event seperti East Asian Day Festival, Teladan Ubiquitous Competition (Tebico), dan ANT Blog Competition (ABC) mengingat motto ANT yang berbunyi, "Learning and Sharing".

Teladan Robotic Team

Teladan Robotic Team (TRT) merupakan sebuah ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Yogyakarta yang bergerak dalam bidang kreasi elektronik dalam bentuk robot.

Komunitas Sastra Teladan

Komunitas Sastra Teladan (Kasat) merupakan sie non-otonom yang bergerak penuh di bidang pembuatan puisi dan pembacaannya.

Klub Filateli

Klub Filateli adalah kegiatan yang diikuti oleh siswa/i pecinta, pengumpul, dan pengoleksi prangko. Merupakan kegiatan yang baru beberapa tahun ini berdiri dan selalu bekerjasama dan mengadakan kegiatan dengan acara prangko nasional di setiap tahunnya. FF Teladan adalah ekstrakurikuler filateli SMA satu-satunya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan bekerjasama dengan Kantor Pos Indonesia. Prangko yang kini semakin jarang didapatkan karena perkembangan informasi dan teknologi dunia yang semakin canggih membuat kelompok ini semakin giat dalam membangun ukhuwah sesama pecinta perangko yang lainnya. Selain itu anggota klub ini rangkap menjadi postcrosser yang aktif dalam beberapa klub tukar-menukar kartu pos di seluruh dunia. Kegiatan yang menyenangkan dalam mengenalkan budaya Indonesia kepada kancah internasional melalui kata-kata dan kemasan kartu pos yang menarik.

Bhinneka Svara (Band)

Bhinneka Svara (BS) merupakan ekstrakurikuler band yang didirikan tahun 1982 atau sudah ada selama 44 tahun. Instrumen musik yang digunakan adalah lead guitar, bass guitar, keyboard, vokal, dan drum. Ekstrakurikuler ini hanya berisi siswa kelas XI. Salah satu prestasi yang diraih Bhineka Svara #28 dari Teladan angkatan 2013 adalah juara ke tiga lomba band tingkat provinsi yang diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta dengan anggota BS #28 saat itu Yunita Hadfani (vokal), Khadafi Ikhsan M.(bass), Fadhil Rizky (keyboard) dan Rengganis Ridwan H.S. (drum) dengan didampingi guru pembimbing Bapak Wiwit Yulian Ismail.

Teladan Symphony Orchestra (Ansamble)

Ekstrakurikuler yang bergerak di bidang musik ansamble ini awalnya bernama Zero, namun telah berganti menjadi Teladan Symphony Orchestra (TSO). Hingga tahun 2014, Zero telah memiliki 10 angkatan yang disebut stanza.

Peleton Inti (TONTI) atau PASKIBRA

Peleton Inti (TONTI) SMAN 1 Yogyakarta adalah sie yang menangani bidang baris-berbaris. Tonti adalah salah satu sarana agar dapat melatih kedisiplinan, kekeluargaan, kebersamaan dan kepedulian. Sehingga, Tonti tidak hanya berisi baris-berbaris. Tonti SMAN 1 Yogyakarta memiliki nama Tonti Teladan.

Uswah Voice (Nasyid)

Uswah Voice adalah sebuah ekstrakurikuler grup vokal yang berbasiskan lagu-lagu islami yang biasa disebut nasyid. Uswah Voice sendiri terbagi menjadi 4 macam suara. Ada vokal utama, harmonisasi, bass dan beatbox (suara drum menggunakan mulut). Uswah Voice sendiri telah mengikuti berbagai macam lomba.

Organisasi Alumni

Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta

Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta (KATY) adalah organisasi yang menampung dan mengelola seluruh lulusan maupun mantan pelajar SMA Negeri 1 Yogyakarta. Hingga akhir tahun 2007, organisasi ini telah beranggotakan 12.000 orang. Fungsi utama organisasi ini adalah untuk pengelolaan sumber daya alumni untuk kepentingan almamater. Organisasi ini dikelola oleh pengurus pusat yang berkantor pusat di Yogyakarta. Organisasi ini juga mempunyai beberapa koordinator daerah cabang.

KSAI Al-Uswah

Kelompok Studi dan Amaliyah Islam (KSAI) Al-Uswah adalah organisasi yang menampung dan mengelola seluruh lulusan maupun mantan pelajar sekolah ini yang beragama Islam. Organisasi ini mempunyai tujuan utama melakukan dakwah Islam di kalangan alumni dan juga almamater. Nama "Al–Uswah" berasal dari bahasa Arab yang berarti "Teladan", yang mana sesuai dengan nama sekolah ini.

Rohani Katolik dan Kristen Teladan

Rohkat-Rohkris Teladan adalah organisasi yang menampung dan mengelola seluruh lulusan maupun mantan pelajar sekolah ini. Beranggotakan alumni-alumni SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta yang beragama Katholik dan Kristen Protestan. Fungsi utama organisasi ini adalah untuk pengelolaan sumber daya alumni untuk kepentingan almamater. Organisasi ini dikelola oleh para alumni Rohkat-Rohkris Teladan. Melalui organisasi ini, anggota Rohkatkris Teladan saling berkomunikasi dan mengadakan acara-acara seperti retret, refleksi, atau misa (ekaristi)/kebaktian bersama.

Alumni

Referensi

  1. 1 2 "Data Kemendikdasmen SMA Negeri 1 Yogyakarta". kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2026-04-24.
  2. ↑ SK Kepala Kantor Wilayah Depdikbud Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta nomor 097a/I.13/Kpts/1995
  3. ↑ SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 511/C/Kp/MN/2002
  4. ↑ Center Number ID 071
  5. ↑ Times, I. D. N.; aliyah, mirqotul. "Mengenal Hamid Algadri, Perintis Kemerdekaan Kakek Nadiem Makarim". IDN Times (dalam bahasa In-Id). Diakses tanggal 2024-01-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. ↑ Sosial (Indonesia), Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan (1999). Apa & siapa sejumlah alumni UGM. LP3ES. ISBN 978-979-8391-83-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  7. ↑ "16 April 1995 – Prof. Rd. Soebijono Tjitrowinoto, S.H. Mantan Rektor Universitas Surabaya 1976-1994, Wafat - Pusat Arsip dan Museum UBAYA". 2013-04-16. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-11-02. Diakses tanggal 2021-11-02.
  8. ↑ Umum, Indonesia Lembaga Pemilihan (1973). Riwajat hidup anggota-anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil pemilihan umum 1971. Lembaga Pemilihan Umum.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sekolah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan