Jumat, 23 Oktober 2026
04:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

SMA Negeri 1 Waingapu

sekolah menengah atas di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2016)
SMA Negeri 1 Waingapu
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=SMA_Negeri_1_Waingapu&revid=28674586&groups=_670ddf1178eac9dff998b6e95523a2bfa6f3d638&parser=parsoid
Informasi
Didirikan1977
JenisNegeri
AkreditasiA
Kepala SekolahPUTU GEDE, S.PD
Jumlah kelas27 kelas
Jurusan atau peminatanIA, IB, IS
Rentang kelasX IA,X IS,X IB, XI IPA, XI IPS, XI IB, XII IPA, XII IPS ,XII IB
KurikulumKurikulum 2013
Jumlah siswa864 siswa (32 siswa per kelas)
StatusNEGERI
Alamat
LokasiJl. Majapahit Radamata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Tel./Faks.0387-61639
Situs web
Moto

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Waingapu atau yang dikenal SMA Negeri 1 Waingapu merupakan salah satu sekolah menengah atas yang terletak di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 1 Waingapu ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. Didirikan pada tahun 1977.

Pada tahun 2007, sekolah ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebelumnya dengan KBK. Dan kemudian beralih ke Kurikulum 2013 mulai tahun 2015.

Saat ini sekolah ini telah menggunakan kurikulum merdeka belajar sejak 2022.

Sejarah

SMA Negeri 1 Waingapu, diresmikan pada tanggal 8 Juni 1977 oleh El Tari, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, a.n. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pada awal pendirian, SMA Negeri 1 Waingapu, merupakan satu-satu sekolah negeri pada jenjang SMA yang berada di Kabupaten Sumba Timur khususnya, dan Pulau Sumba umumnya. Pendirian sekolah ini termaktub dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nomor: 0562/ 0/ 1977, tanggal 28 November 1977.

Seiring dengan perjalanan waktu yang terus dinamis, berbagai perjuangan dan prestasi telah diraih oleh sekolah ini. Baik prestasi dibidang akademik maupun non akademik. Baik prestasi secara tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan hingga skala internasional.

Kepala sekolah

Sejak berdiri tahun 1977, SMA Negeri 1 Waingapu telah dipimpin oleh 4 (empat) orang Kepala Sekolah, berturut-turut dimulai dari:

  • Frans T. Kitu, BA (Januari 1977 s/d Januari 1987),
  • Drs. Paulus Pungu Lede (1 Februari 1987 s/d 1 Februari 1997),
  • Dra. Lusia Kitu (10 Mei 1977 s/d 25 Februari 2011),
  • Putu Gede, S.Pd (April 2011 s/d 2021).
  • Rambu Baja Oru, S.Pd ( 2022 s/d Sekarang )

SMA Negeri 1 Waingapu saat ini, memiliki 25 Rombongan Belajar / Kelas dengan 3 (tiga) , 51 orang Tenaga Pendidik dan 13 orang Tenaga Kependidikan.

Tetap mengikuti perubahan dan perkembangan zaman dibidang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), SMA Negeri 1 Waingapu terus berbenah diri dalam mendidik anak bangsa, agar dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Fasilitas

Berbagai fasilitas dimiliki SMAN 1 Waingapu untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut antara lain:

Ekstrakurikuler

SMA Negeri 1 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya,

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sekolah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan