Minggu, 27 September 2026
05:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Ruth Fulton Benedict

Ruth Fulton Benedict

antropolog asal Amerika Serikat

250px-Ruth_Benedict.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ruth Fulton Benedict

Ruth Fulton Benedict (lahir 5 Juni 1887 di New York, Amerika Serikat - meninggal 17 September 1948 di New York pada umur 61 tahun) adalah seorang antropolog berkebangsaan Amerika yang menciptakan teori yang memiliki pengaruh besar pada antropologi budaya, khususnya di bidang budaya dan kepribadian.[1] Secara luas, ia dikenal melalui bukunya yang berjudul Patterns of Culture (1934).[2]

Benedict lulus dari Perguruan Tinggi Vassar pada tahun 1909, kemudian ia tinggal di Eropa selama satu tahun.[1] Sepulang dari Eropa, ia menetap di California, dan di sana ia mengajar di sekolah-sekolah perempuan.[1] Selanjutnya, pada tahun 1914 Benedict kembali lagi ke New York.[1] Pada musim gugur tahun 1919, Benedict terdaftar di sebuah sekolah baru untuk Penelitian Sosial dan mengambil dua jurusan antropologi.[2] Menurutnya, mempelajari antropologi adalah supaya dapat memahami konflik yang terjadi pada antar negara.[2] Salah satu guru Benedict ialah Elsie Clews Parsons, yang kemudian menyarankannya agar menjadi seorang antropolog.[2]

Gurunya tersebut memperkenalkan Benediktus kepada Franz Boas dari Universitas Columbia, di mana ia juga bertemu dengan Margaret Mead dan Edward Sapir di sana.[2] Di Columbia, Benedict melakukan penelitian lapangan terhadap beberapa suku, seperti suku Indian Serrano (1922), Zuni Pueblo (1924), dan kemudian Apache (1931), dan Blackfoot India (1939).[2]

Referensi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan