Rabu, 04 November 2026
18:26 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Rumput kebar

Rumput kebar

spesies tumbuhan

Bagikan:
Rumput kebar
Biophytum petersianum Suntingan nilai di Wikidata
250px-Biophytum_petersianum_uprooted.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoCelastrales
FamiliCelastraceae
GenusEuonymus
SpesiesBiophytum petersianum Suntingan nilai di Wikidata
Klotzsch, 1861
Artikel takson sembarang

Rumput kebar (Biophytum petersianum) adalah sejenis terna yang tumbuh dan menyebar di Afrika, Madagaskar, dan Asia Tenggara termasuk sejumlah pulau di Indonesia, kecuali Semenanjung Malaya, Sumatra, dan Kalimantan. Di Papua Barat, tumbuhan ini terbatas pada daerah lembah Kebar di Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw. Tumbuhan ini populer di kalangan masyarakat umum sebagai obat penyubur kandungan, secara ilmiah dikatakan tumbuhan ini lebih banyak digunakan sebagai obat kesuburan untuk memelihara kemampuan reproduksi dan fertilitas.[1]

Nama lokal dari rumput ini adalah “banondit” yang artinya banyak anak. Menurut pengalaman orang Papua terutama para ibu-ibu, rumput kebar yang diolah menjadi simplisia kemudian digodok dan airnya diminum dapat digunakan sebagai penyubur kandungan dan ini sudah dipraktikkan cukup lama.[2] Tumbuhan ini juga digunakan secara tradisional di Mali untuk mengobati luka, inflamasi, tukak lambung, malaria, dan demam.[3]

Penelitian Rumput Kebar

250px-Biophytum_petersianum_uprooted.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumput Kebar

Secara ilmiah merujuk kepada hasil penelitian Institut Pertanian Bogor, Ekstrak rumput Kebar mengandung zat-zat makanan dan 17 asam amino yang dibutuhkan untuk meningkatkan penampilan reproduksi mencit putih betina.[1] Ekstrak rumput Kebar juga mampu memperpendek siklus estrus, memperpanjang lama estrus, meningkatkan jumlah embrio, pertambahan bobot badan induk,jumlah anak sekelahiran dan bobot lahir anak pada mencit putih betina.[1] Pemberian ekstrak rumput Kebar sebanyak 0.135 mg/g merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan penampilan reproduksi mencit putih betina.[1]

Sedangkan kesimpulan penelitian yang dipaparkan Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Papua menjelaskan bahwa pemberian rumput kebar sebagai salah satu bahan penyusun dalam formulasi konsentrat kelinci menunjukkan nilai manfaat terhadap performans kelinci pada taraf 10% dan 15% dibanding dengan perlakuan yang konsentratnya tidak mengandung rumput kebar.[4]

Rumput kebar merupakan tumbuhan yang memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami.[5]

Habitat Rumput Kebar

Rumput Kebar (Biophytum petersianum, Klotzsch) merupakan tumbuhan perdu yang tumbuh pada ketinggian 500 – 600 m di atas permukaan laut. Tanaman ini biasanya tumbuh berasosiasi dengan Paspalum konyugatum dan Imperata cylindrica dengan permeabilitas tanah sedang (4.01 Cm/jam – 5.17 cm/jam), pH tanah agak masam sampai masam (5.6 – 4.6), disamping kandungan sulfur tanah 0.04 % sampai 0.2 %. Tumbuh pada iklim basah dengan curah hujan rata-rata 2383 mm/tahun, suhu 26.680C, kelembapan 82.97 % dan intensitas cahaya matahari 64.87 lux (Imbiri, 1997).[1]

Rumput Kebar banyak dijumpai di daerah Kebar Tengah dan Kebar Timur, dapat ditemukan berasosiasi dengan Conjugatum dan Imperata Cylindrica.[6]

Kandungan

  • Asam amino berfungsi untuk membentuk otot sehingga baik bagi Anda yang sedang berolahraga.
  • Vitamin kompleks di dalam tubuh berguna untuk memberikan nutrisi yang baik.
  • Alkaloid merupakan senyawa yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh.
  • Flanovoloid baik bagi kecerdasan dan perkembangan otak terutama untuk anak dalam masa pertumbuhan.
  • Serin berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan di dalam tubuh.
  • Glisin senyawa yang baik untuk membantu menjaga kesehatan ginjal.
  • Glutamalat senyawa yang memberikan pertambahan energi untuk mendukung aktivitas sehari – hari.

[7]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Petrus D. Sadsoeitoeboen(Agustus 2005)."Pengaruh Pemberian Ekstrak Rumput Kebar(Biophytum petersianum Klotzsch) Terhadap Fertilitas Tikus Jantan (Rattus novergicus)"(pdf). IPB (Institut Pertanian Bogor).Diakses pada 5 April 2013..
  2. ↑ "Ini Khasiat Rumput Kebar untuk Wanita". POROSRIAU.COM. Diakses tanggal 2020-02-29.
  3. ↑ Inngjerdingen, M; Inngjerdingen, Kt; Patel, Tr; Allen, S; Chen, X; Rolstad, B; Morris, Ga; Harding, Se; Michaelsen, Te; Diallo, D; Paulsen, Bs (Desember 2008), "Pectic polysaccharides from Biophytum petersianum Klotzsch, and their activation of macrophages and dendritic cells", Glycobiology, 18 (12): 1074–84, doi:10.1093/glycob/cwn090, PMID 18809620{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Martha Kayadoe, O.R. Faidiban, Purwaningsih dan Dwi Nurhayati(2012)."Pengaruh Penggunaan Rumput Kebar (Biophytum petsianum Clotzch) dalam Konsentrat Berdasarkan Kandungan Protein Kasar 19% terhadap Penampilan Kelinci"(pdf). Fakultas Peternakan Perikanan dan Ilmu Kelautan - Universitas Negeri Papua.Diakses pada 4 Mei 2013. "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-10-19. Diakses tanggal 2013-04-05..
  5. ↑ Dolpenci Oraple(2013)."PENGUJIAN KAPASITAS EKSTRAK RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN ALAMI."(pdf). Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian - Universitas Negeri Papua.Diakses pada 4 Mei 2013. "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari versi asli pada 2013-12-19. Diakses tanggal 2021-05-22..
  6. ↑ Agnes Noni Novita Ham Imbini(1997)."Kajian tentang habitat rumput Kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) di Kecamatan Kebar Kabupaten Dati II, Manokwari"(pdf). Fakultas Pertanian Universitas Cendrawasih.Diakses pada 4 Mei 2013. "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-10-16. Diakses tanggal 2013-04-04..
  7. ↑ "8 Manfaat Rumput Kebar untuk Kesehatan". Manfaat.co.id. 2017-01-10. Diakses tanggal 2020-03-07.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan