Selasa, 29 September 2026
09:24 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Kemudi sepak

Kemudi sepak

Bagikan:
250px-Ferry-rudder-and-propeller.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daun kemudi (di kanan) dan baling (di kiri) dari kapal feri.

Kemudi sepak[1] atau biasanya disebut daun kemudi[2][3] (bahasa Inggris:rudder) adalah perangkat untuk mengubah arah kapal dengan mengubah arah arus cairan yang mengakibatkan perubahan arah kapal. Daun kemudi ditempatkan di ujung belakang lambung kapal/buritan di belakang baling-baling digerakkan secara mekanis atau hidraulis dari anjungan dengan menggerakkan roda kemudi. Karena pentingnya peranan daun kemudi dalam menjalankan kapal, maka diatur dalam Konvensi Internasional SOLAS dalam Bab II-1 Konstruksi yang menyangkut pembagian dan stabilitas, permesinan dan pemasangan listrik.

Ukuran daun kemudi tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil, bila terlalu besar mengakibatkan hambatan, tetapi kalau terlalu kecil mengakibatkan kapal kehilangan kendali khususnya pada kecepatan rendah. Besarnya disesuaikan dengan ukuran kapal, kecepatan kapal, bentuk lambung kapal serta penempatan daun kemudi. Penempatan daun kemudi biasanya di belakang baling, sehingga arus yang ditimbulkan baling dapat dimanfaatkan oleh daun kemudi untuk mengubah gaya yang bekerja pada kapal dengan lebih baik.

Peristilahan

Dalam bidang kedirgantaraan, perangkat serupa juga disebut kemudi belok.

Lihat pula

Galeri

  • Kemudi sepak kapal modern
    Kemudi sepak kapal modern
  • Daun kemudi yang digunakan pada kapal Pinisi
    Daun kemudi yang digunakan pada kapal Pinisi

Referensi

  1. ↑ "Kemudi sepak". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. ↑ "Arti kata rudder". Glosarium Online. Diakses tanggal 17 Desember 2022.
  3. ↑ "KONSTRUKSI LINGGI BURITAN – konstruksi kapal 1 Berlian A". Diakses tanggal 2 Mei 2025.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kapal dan transportasi air ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan