Sabtu, 17 Oktober 2026
15:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Sistem kompetisi

Sistem Pertandingan yang Dipakai Suatu Turnamen

Bagikan:

Sistem kompetisi adalah sistem pertandingan yang dipakai dalam suatu turnamen, biasanya olahraga, yang mempertemukan setiap peserta dengan peserta lainnya secara lengkap. Sebagai contoh, dalam suatu turnamen dengan delapan peserta, setiap peserta akan bertemu/bertanding dengan tujuh peserta lainnya.
Sistem kompetisi yang paling umum dipakai adalah sistem kompetisi penuh dan sistem setengah kompetisi. Dalam kompetisi penuh (bahasa Inggris: [double round-robin] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)), setiap peserta akan bertemu dengan peserta lainnya dua kali, biasanya satu pertemuan sebagai tuan rumah ("pertandingan kandang") dan satu pertemuan sebagai tamu ("pertandingan tandang"). Dalam sistem setengah kompetisi (round-robin), setiap peserta akan bertemu dengan semua peserta lainnya satu kali. Sistem kompetisi penuh dipakai dalam banyak kompetisi liga olahraga penting, seperti sepak bola dan bola basket. Sistem setengah kompetisi biasanya dipakai dalam suatu babak penyisihan suatu turnamen, yang sering kali dilanjutkan dengan sistem gugur.
Suatu turnamen setengah kompetisi dengan empat peserta diistilahkan dengan "quad".

Algoritma

  • Jika n {\displaystyle n} {\displaystyle n} adalah banyaknya peserta, suatu kompetisi penuh akan memerlukan n ( n − 1 ) {\displaystyle {\begin{matrix}{n}\end{matrix}}(n-1)} {\displaystyle {\begin{matrix}{n}\end{matrix}}(n-1)} pertemuan dan setengah kompetisi memerlukan n 2 ( n − 1 ) {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}(n-1)} {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}(n-1)} pertemuan.
  • Jika n {\displaystyle n} {\displaystyle n} genap, maka sebanyak n 2 {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}} {\displaystyle {\begin{matrix}{\frac {n}{2}}\end{matrix}}} pertemuan dapat diadakan secara paralel, asalkan tempat pertandingan mencukupi.
  • Jika banyaknya peserta ganjil, dapat ditambahkan satu "peserta bohong" (dummy), sehingga dalam setiap putaran ada satu peserta yang tidak bermain.

Pengurutan peringkat

Pengurutan peringkat dalam klasemen sistem kompetisi dilakukan dengan cara sbb:

  • Mengurutkan perolehan poin kumulatif setiap peserta.
  1. Menang poin +3
  2. Seri poin +1
  3. Kalah poin +0
  • Jika ada >1 peserta yang memperoleh poin kumulatif sama besar, maka selisih perolehan skor menjadi penentu.

Jenis olahraga

Beberapa jenis olahraga tergolong sistem kompetisi yaitu

JenisNormalPerpanjangan waktuAdu penaltiSistem poin
Sepak bola2 × 4530maksimal 5 poin
selisih 1 jika imbang 4-4
M=3, S=1, K=0
Futsal2 × 2020maksimal 5 poin
selisih 1 jika imbang 4-4
Kasti
Bola lantai
Bola jaring
Bola tangan
Basket4 × 1020maksimal 5 poin
selisih 1 jika imbang 4-4
M=2, K=1
Basket 3x3
Voli
Voli pantai
Polo air
Sepak takraw
Sofbol
Bisbol
Hoki lapangan
Hoki ruangan
Hoki es
Kriket
Rugbi

tenis meja

Aturan undi grup

Jika pertandingan memiliki lebih dari 5 peserta dan dilakukan babak grup serta babak gugur, maka rumus babak grup sebagai berikut:

JumlahJumlah grupJumlah kelompok yang ikut diuji
(batas bawah-batas atas)
n {\displaystyle n} {\displaystyle n} 2 n {\displaystyle 2^{n}} {\displaystyle 2^{n}} 2 n .3 {\displaystyle 2^{n}.3} {\displaystyle 2^{n}.3} – ( 2 n .3 ) − 1 {\displaystyle (2^{n}.3)-1} {\displaystyle (2^{n}.3)-1}
013 – 5
126 – 11
2412 – 23
3824 – 47
41648 – 95

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan