Selasa, 27 Oktober 2026
10:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kroisan

Kroisan

kue kering asal Prancis

Bagikan:
Kroisan
Kue berbentuk bulan sabit
JenisViennoiserie
SajianSarapan
Tempat asalAustria, Prancis[1][2]
Bahan utamaRagi - adonan beragi, mentega
VariasiPain aux raisins, Pain au chocolat
250px-Croissant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Roti sabit

Kroisan atau roti sabit (bahasa Prancis:croissant, pengucapan bahasa Prancis: [kʁwa'sɑ̃] dengarⓘ) adalah sejenis kue kering (pastry) yang berasal dari Prancis. Dinamakan demikian karena bentuknya menyerupai bulan sabit. Dikutip dari Le dictionnaire Larousse, salah satu makna kata croissant adalah bulan sabit. Bahan dasar kue kering ini adalah mentega, air, tepung, ragi, gula, garam.

Menurut legenda, roti ini berasal dari Eropa dan untuk merayakan kemenangan pasukan Franks atas pasukan Ummayah dalam peperangan di Tours pada 732, sedangkan menurut sumber yang lain, roti ini diciptakan pertama kali di Buda atau Vienna pada 1683 untuk merayakan kemenangan pasukan Kristen atas Ottoman pada peperangan memperebutkan kota tersebut. Bentuk bulan sabit sengaja dipilih karena dianggap mewakili bendera Ottoman.

Jangka waktu pembuatannya dapat memakan waktu beberapa hari. Maka dari itu, diperlukan tingkat kesabaran yang tinggi untuk membuat kue ini. Dewasa ini, kroisan dalam jumlah besar biasanya dibuat dengan mesin. Roti ini memiliki tekstur yang berlapis-lapis karena dibuat menggunakan teknik laminating, yaitu melipat adonan berkali-kali dan diolesi dengan mentega.

Di Prancis, kroisan umumnya dijual tanpa isi dan dimakan tanpa tambahan mentega. Namun, di luar negara asalnya, kroisan disajikan dengan topping. Ada pula kroisan yang berisikan cokelat, daging, dan sebagainya.

Sejarah

Asal-usul kroisan dipenuhi dengan legenda dan mitos dari benua Eropa sejak abad ke-8 M. Kroisan dapat disebut sebagai salah satu varian dari kipferl, sejenis roti berbentuk bulan sabit dari Austria yang telah muncul sejak abad ke-13 M.

Menurut suatu legenda, kroisan diciptakan untuk merayakan kemenangan pasukan Franks atas pasukan Ummayah pada 732. Legenda lain yang populer adalah roti ini diciptakan oleh seorang pembuat roti ketika kota Wina dikepung oleh pasukan Turki Ottoman yang berusaha masuk lewat terowongan, tetapi terowongan itu diledakkan sehingga pasukan Turki pun kalah. Untuk merayakan kemenangan pasukan Kristen atas Turki Ottoman pada Pertempuran Wina 1683, sang pembuat roti membuat roti berbentuk bulan sabit yang melambangkan Islam dan bendera Turki Ottoman.[3] Legenda lainnya menyebutkan bahwa ratu Prancis asal Austria, Marie Antoinette, yang pertama kali membawa kroisan ke Prancis pada 1770 karena merindukan hidangan dari negaranya. Legenda-legenda ini diragukan keabsahannya karena hanya berupa cerita dan mitos turun temurun.[3][4]

Catatan sejarah pertama tentang pembuatan kroisan muncul pada 1839 ketika seorang opsir artileri Austria bernama August Zang membuka toko roti khas Wina di Paris, Prancis. Penduduk Paris jatuh cinta pada roti itu dan mulai ditiru di toko-toko roti lainnya. Referensi paling awal yang menyebutkan kroisan berasal dari buku karya Payen yang diterbitkan pada 1853. Dalam buku itu disebutkan bahwa "di antara roti mewah, tidak hanya 'muffin Inggris', tetapi juga 'les croissants'." Nama "croissant" merujuk pada bentuknya yang mirip bulan sabit.[3][3]

Sylvain Claudius Goy menjadi orang pertama yang menulis resep kroisan versi Prancis pada 1915. Ia tidak memakai adonan brioche seperti August Zang, melainkan adonan roti beragi yang berlapis-lapis atau laminasi. Teknik laminasi ini menggunakan adonan tepung dan mentega yang dilipat berkali-kali sehingga menghasilkan pastri yang tipis dan berlapis-lapis.[3]

Galeri

  • Kroisan disajikan di atas piring.
    Kroisan disajikan di atas piring.
  • Setumpuk kroisan
    Setumpuk kroisan
  • Kroisan dan secangkir kopi
    Kroisan dan secangkir kopi

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Hartley, Alto. "A Brief History of the Croissant". Alto Hartley. Diakses tanggal 16 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Wörterbuchnetz". germazope.uni-trier.de.
  3. 1 2 3 4 5 Xiong, Marissa (2023-01-30). "A Brief History of the Croissant". Institute of Culinary Education (ICE) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-01-28.
  4. ↑ "The Food Timeline: history notes--bread". www.foodtimeline.org. Diakses tanggal 2024-01-28.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Croissants.
Wiktionary logo
Lihat croissant di Wikikamus, kamus gratis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan