Senin, 19 Oktober 2026
23:01 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Roma Ketiga

Roma Ketiga

Bagikan:
250px-Coat_of_arms_of_the_Russian_Empire.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang pada Kekaisaran Rusia dengan berkepala dua elang, yang paling sering dikaitkan dengan Kekaisaran Bizantium dan Kekaisaran Romawi Suci.

Roma Ketiga adalah gagasan bahwa beberapa kota atau negara di Eropa merupakan penerus Kekaisaran Romawi ("Roma pertama") dan negara penerusnya Kekaisaran Romawi Timur ("Roma Kedua").

Beberapa dasawarsa setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Kesultanan Utsmaniyah pada 29 Mei 1453, beberapa orang mengangkat Moskow sebagai "Roma Ketiga" atau "Roma Baru."[1] Tsar Ivan III dari Rusia telah menikahi Sophia Palaiologina, yang merupakan keponakan Konstantinus XI, kaisar terakhir Romawi Timur, sehingga Ivan bisa mengaku sebagai penerus Romawi Timur.

Dalam pidatonya, diktator Italia Benito Mussolini menyebut Italia sebagai "Roma Ketiga."[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Parry, Ken (1999). The Blackwell Dictionary of Eastern Christianity. Malden, MA.: Blackwell Publishing. hlm. 490. ISBN 0-631-23203-6.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  2. ↑ Martin Clark, Mussolini: Profiles in Power (London: Pearson Longman, 2005), 136.

Bibliografi

  • Dmytryshyn, Basil (transl). 1991. Medieval Russia: A Source Book, 850-1700. 259–261. Harcourt Brace Jovanovich. Fort Worth, Texas.
  • Poe, Marshall. “Moscow, the Third Rome: the Origins and Transformations of a ‘Pivotal Moment.’” Jahrbücher für Geschichte Osteuropas (2001) (In Russian: “Izobretenie kontseptsii “Moskva—Tretii Rim.” Ab Imperio. Teoriia i istoriia natsional’nostei i natsionalizma v postsovetskom prostranstve 1: 2 (2000), 61-86.)
  • Martin, Janet. 1995. Medieval Russia: 980-1584. 293. Cambridge University Press. Cambridge, UK.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan