Rabu, 04 November 2026
13:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Roket penelitian

Roket penelitian

Bagikan:
250px-Black_Brant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Roket Black Brant XII diluncurkan dari Wallops Flight Facility.

Roket penelitian (research rocket) atau roket ujian (sounding rocket) adalah roket yang membawa peralatan penelitian dan dirancang untuk melakukan pengukuran dan eksperimen ilmiah selama terbang di bawah orbit. Roket penelitian dapat membawa peralatan hingga 50-150 km di atas permukaan bumi, di atas ketinggian balon udara dan di bawah satelit.[1][2]

250px-SoundingRocketSamplePayload-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh roket penelitian yang membawa peralatan penelitian.

Roket penelitian cocok untuk penelitian tertentu karena biayanya relatif murah,[2] waktu pengembangannya cukup singkat (kadang di bawah enam bulan)[3] dan mampu melakukan percobaan di daerah yang tak bisa dijangkau balon udara atau satelit. Kadang roket ini juga digunakan untuk menguji peralatan sebelum digunakan dalam misi yang lebih mahal atau berisiko tinggi, seperti penerbangan luar angkasa di orbit.[2] Ukurannya yang lebih kecil (dibandingkan pesawat luar angkasa) juga memungkinkan penelitian dilakukan di daerah-daerah terpencil, bahkan di tengah laut dari sebuah kapal.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ nasa.gov NASA Sounding Rocket Program Handbook, June 2005, p. 1
  2. 1 2 3 "NASA Sounding Rocket Program Overview". NASA Sounding Rocket Program. NASA. 24 Juli 2006. Diakses tanggal 10 Oktober 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Marconi, Elaine M. (12 April 2004). "What is a Sounding Rocket?". Research Aircraft. NASA. Diakses tanggal 10 Oktober 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "General Description of Sounding Rockets". Johns Hopkins University Sounding Rocket Program. Diakses tanggal 10 Oktober 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan