| Kisah Cinta Rojali dan Zuleha | |
|---|---|
| Sutradara | Nya Abbas Akup |
| Produser | Leonita Sutopo |
| Ditulis oleh | Nya Abbas Akup |
| Pemeran | Lydia Kandou Nanu Moeljono Aedy Moward Benny Gaok Budi Purboyo Elvy Sukaesih Farida Pasha Heru Sutanto John Karo Karjo AC-DC Ruspentil Titiek Puspa |
| Distributor | Inem Film |
| Durasi | 99 menit |
| Negara | Indonesia |
Kisah Cinta Rojali dan Zuleha adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1980 yang disutradarai oleh Nya Abbas Acup, dan dibintangi oleh Lydia Kandou dan mantan personil Warkop Nanu Moeljono. Film ini menjadi film terakhir yang dibintangi oleh Nanu sebelum ia meninggal dunia pada tahun 1983.[1][2]
Sinopsis
Rajauli (Nanu Moeljono) anak janda pemilik warung (Titik Puspa) biasa dipanggil Rojali. Ia jatuh cinta pada Zuleha (Lydia Kandou) anak tetangga yang kaya raya, tetapi orang tua mereka sama-sama keberatan. Ayah Zuleha (Aedy Moward) adalah kawan seperjuangan ayah Rojali yang sudah meninggal. Ayah Zuleha tinggal di rumah orang tua Rojali secara cuma cuma itu memperoleh kekayaan dengan cara tidak halal.
Suatu saat tanah ibu Rojali hendak diambilnya karena tidak ada surat suratnya. Karena itu, saat mendengar bahwa Rojali jatuh cinta pada Zuleha, ibunya menentangnya, dan Rojali dikenalkan dengan penyanyi dangdut iidamannya, yaitu Saloma (Elvy Sukaesih), tetapi gagal, begitu juga usaha ayah Zuleha. Ketika terjadi pertengkaran antara kedua orang tua itu, tanpa sengaja surat tanah yang asli milik ibu Rojali diketemukan.Keluarga Zuleha harus pergi, karena tanah yang ditempati ternyata resmi milik ibu Rojali. Zuleha memutuskan hubungan dengan Rojali. Ia lebih mementingkan kehormatan keluarga, sementara Rojali kembali ke ibunya.[3]
Pemeran
| Pemeran | Peran |
|---|---|
| Nanu Moeljono | Rojali |
| Lydia Kandou | Zuleha |
| Aedy Moward | Ayah Zuleha |
| Titiek Puspa | Ibu Rojali |
| Elvy Sukaesih | Saloma |
| Farida Pasha | |
| Taufik Husin Aljufri | Pemain Gendang |
| Heru Susanto | |
| John Karo | |
| Karjo AC-DC | |
| Ruspentil |
Referensi
- ↑ Afrisia, Rizky Sekar (8 September 2016). "Nanu dan Rudy, Dua Personel Warkop yang Terlupa". CNN Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Mei 2022. Diakses tanggal 1 Juni 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Nanu Mulyono: Resmi Keluar Dari Warkop". Majalah Vista (Kliping). Jakarta, Indonesia: Facebook. Februari 1982. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Mei 2026. Diakses tanggal 31 Mei 2026.
- ↑ Kisah cinta Rojali dan Zuleha[pranala nonaktif permanen]
Pranala luar
Karya Nya' Abbas Akup | |
|---|---|
| 1950-an | |
| 1960-an | |
| 1970-an |
Dunia Belum Kiamat (1971) • Catatan Harian Seorang Gadis (1972) • Ambisi (1973) • Bing Slamet Koboi Cengeng (1974) • Ateng Minta Kawin (1974) • Bing Drakula Mantu (1974) • Tiga Cewek Bandung (1974) • Inem Pelayan Sexy (1976) • Karminem (1977) • Inem Pelayan Sexy II (1977) • Inem Pelayan Sexy III (1977) • Kisah Cinta Rojali dan Zuleha |
| 1980-an |
Gadis (1980) • Koboi Sutra Ungu (1981) • Apanya Dong (1983) • Semua karena Ginah (1985) • Cintaku di Rumah Susun (1987) • Kipas-Kipas Cari Angin (1989) |
| 1990-an |
Boneka dari Indiana (1990) |
Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |