Rabu, 23 September 2026
18:54 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Robert Remak

Robert Remak

ahli biologi asal Jerman

250px-Robert_Remak.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Robert Remak

Robert Remak (26 Juli 1815  29 Agustus 1865) adalah ahli embriologi, fisiologi, dan neurologi berkebangsaan Polandia/Jerman yang lahir di Provinsi Posen, Prusia. Ia mendapat gelar dokter dari Universitas Friedrich Wilhelm di Berlin pada tahun 1838 dengan spesialisasi neurologi. Ia terutama dikenal karena menyederhanakan empat lapisan nuftah Karl Ernst von Baer menjadi tiga: ektoderma, mesoderma, dan endoderma.

Bibliografi

  • Schmiedebach, H P (1990), "Robert Remak (1815–1865). A Jewish physician and researcher between recognition and rejection", Zeitschrift für ärztliche Fortbildung, vol. 84, no. 17, hlm. 889–94, PMID 2251855
  • Anderson, C T (1986), "Robert Remak and the multinucleated cell: eliminating a barrier to the acceptance of cell division.", Bulletin of the history of medicine, vol. 60, no. 4, hlm. 523–43, PMID 3545332
  • Seeliger, H P (1985), "The discovery of Achorion schoenleinii. Facts and stories (Johann Lucas Schoenlein and Robert Remak).", Mykosen, vol. 28, no. 4 (dipublikasikan 1985 Apr), hlm. 161–82, PMID 3889638{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Schwann, J; Schwann, S (1963), "Circimstances of the Discovery of the Pathogen of Favus (Trichophyton Schoenleini, Achorion Schoenleini) by Robert Remark", Annales Academiae Medicae Stetinensis, vol. 9, hlm. 161–7, PMID 14059131
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan