Sabtu, 07 November 2026
22:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Robert Remak

Robert Remak

ahli biologi asal Jerman

Bagikan:
250px-Robert_Remak.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Robert Remak

Robert Remak (26 Juli 1815 – 29 Agustus 1865) adalah ahli embriologi, fisiologi, dan neurologi berkebangsaan Polandia/Jerman yang lahir di Provinsi Posen, Prusia. Ia mendapat gelar dokter dari Universitas Friedrich Wilhelm di Berlin pada tahun 1838 dengan spesialisasi neurologi. Ia terutama dikenal karena menyederhanakan empat lapisan nuftah Karl Ernst von Baer menjadi tiga: ektoderma, mesoderma, dan endoderma.

Bibliografi

  • Schmiedebach, H P (1990), "Robert Remak (1815–1865). A Jewish physician and researcher between recognition and rejection", Zeitschrift für ärztliche Fortbildung, vol. 84, no. 17, hlm. 889–94, PMID 2251855
  • Anderson, C T (1986), "Robert Remak and the multinucleated cell: eliminating a barrier to the acceptance of cell division.", Bulletin of the history of medicine, vol. 60, no. 4, hlm. 523–43, PMID 3545332
  • Seeliger, H P (1985), "The discovery of Achorion schoenleinii. Facts and stories (Johann Lucas Schoenlein and Robert Remak).", Mykosen, vol. 28, no. 4 (dipublikasikan 1985 Apr), hlm. 161–82, PMID 3889638{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Schwann, J; Schwann, S (1963), "Circimstances of the Discovery of the Pathogen of Favus (Trichophyton Schoenleini, Achorion Schoenleini) by Robert Remark", Annales Academiae Medicae Stetinensis, vol. 9, hlm. 161–7, PMID 14059131
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan