Senin, 21 September 2026
20:10 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Rizosfer

Rizosfer

250px-Some_rhizosphere_processes_in_the_soil.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa proses-proses rizosfer di tanah
(A) Arsitektur sistem akar berfokus pada fitur-fitur struktural akar dan responnya terhadap rangsangan dari lingkungan sekitar. (B) Rizosfer menghasilkan karbon yang telah terfiksasi secara fotosintetik yang rembes ke tanah, mempengaruhi gradien fisiokimiawinya (C) Nematoda parasit berinteraksi dengan rizosfer melalui interaksi-interaksi persinyalan. (D) Jamur mikoriza mrnciptakan hubungan-hubungan intim dengan akar-akar tumbuhan dan melakukan pertukaran nutrien. (E) Komposisi bakteri tiap bagian, umur dan jenis akar yang berbeda juga berbeda.[1][2]

Rizosfer adalah sebuah wilayah tipis tanah atau substrat yang secara langsung dipengaruhi oleh sekresi akar dan berbagai mikroorganisme tanah yang terkait yang dikenal sebagai mikrobioma akar.[3] Pori-pori tanah pada rizosfer dapat mengandung banyak bakteri dan mikroorganisme lainnya yang memakan sel-sel tumbuhan yang terkupas, dikenal sebagai rhizodeposition,[4] serta protein dan gula yang dilepaskan oleh akar, yang dikenal dengan nama lendir akar.[5] Simbiosis ini mengarah ke interaksi-interaksi yang lebih kompleks, memengaruhi pertumbuhan tumbuhan dan kompetisi untuk sumber daya. Kebanyakan pendauran nutrien dan penahanan penyakit oleh antibiotik yang dibutuhkan oleh tumbuhan terjadi langsung disekitar akar karena lendir akar dan produk-produk metabolik komunitas-komunitas mikroorganisme simbiotik dan patogenik.[6] Rizosfer juga memberi ruang untuk menghasilkan bahan alelokimia untuk mengontrol tetangga dan kerabat.[7]

Referensi

  1. Yee, Mon Oo; Kim, Peter; Li, Yifan; Singh, Anup K.; Northen, Trent R.; Chakraborty, Romy (26 Maret 2021). "Specialized Plant Growth Chamber Designs to Study Complex Rhizosphere Interactions". Frontiers in Microbiology. 12. Frontiers Media SA: 625752. doi:10.3389/fmicb.2021.625752. ISSN 1664-302X. PMC 8032546. PMID 33841353.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link) 60px-CC_BY_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Material was copied from this source, which is available under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
  2. Yee, Mon Oo; Kim, Peter; Li, Yifan; Singh, Anup K.; Northen, Trent R.; Chakraborty, Romy (26 Maret 2021). "Specialized Plant Growth Chamber Designs to Study Complex Rhizosphere Interactions". Frontiers in Microbiology. 12. Frontiers Media SA: 625752. doi:10.3389/fmicb.2021.625752. ISSN 1664-302X. PMC 8032546. PMID 33841353.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link) 60px-CC_BY_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Material was copied from this source, which is available under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
  3. "Microbial Health of the Rhizosphere". Diarsipkan dari asli tanggal Maret 12, 2007. Diakses tanggal 5 Mei 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Hütsch, Birgit W.; Augustin, Jürgen; Merbach, Wolfgang (2002). "Plant rhizodeposition – an important source for carbon turnover in soils". Journal of Plant Nutrition and Soil Science. 165 (4): 397–407. doi:10.1002/1522-2624(200208)165:4<397::AID-JPLN397>3.0.CO;2-C via Research Gate.
  5. Walker, Travis S.; Bais, Harsh Pal; Grotewold, Erich; Vivanco, Jorge M. (2003). "Root exudation and rhizosphere biology". Plant Physiology. 132 (1): 44–51. doi:10.1104/pp.102.019661. PMC 1540314. PMID 12746510.
  6. Ingham, Elaine R. "The Soil Food Web". USDA-NRCS. Diakses tanggal 3 Juli 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Grayston, Susan J.; Wang, Shenquiang; Campbell, Colin D.; Edwards, Anthony C. (Maret 1998). "Selective influence of plant species on microbial diversity in the rhizosphere". Soil Biology and Biochemistry. 30 (3): 369–378. doi:10.1016/S0038-0717(97)00124-7.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan