| Ridho Allah | |
|---|---|
| Sutradara | Tim Naviri Film |
| Produser | Dharmawan Susanto |
| Ditulis oleh | Lukman Karmani |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Al Fatah |
| Sinematografer | Thomas Susanto |
| Editor | Muryadi |
| Distributor | Naviri Film |
Tanggal rilis | 1977 |
| Durasi | 107 menit |
| Negara | Indonesia |
Ridho Allah adalah film Indonesia tahun 1977. Film ini disutradarai oleh Tim Naviri Film. dan dibintangi oleh Arman Effendy dan Enden Marlinda.
Sinopsis
Dirja, pelukis yang menjadi buta dan anaknya ditinggal pergi istrinya, Fitri. Dirja menerima nasibnya dengan pasrah. Kebutaannya sembuh saat melakukan salat. Fitri mula-mula tampak senang dengan pacarnya. Tapi kemudian, sang pacar yang pemborong ini, ternyata kacau dalam pekerjaannya, hingga ia ditahan polisi. Dan Fitri diusir dari rumah yang ditinggalinya, karena rumah itu disegel polisi. Fitri akhirnya kembali pada suami dan anaknya. Dengan sedikit penolakan, terutama dari anaknya sendiri, sang istri akhirnya diterima kembali.[1]
Pemeran
- Arman Effendy sebagai Dirja
- Enden Marlinda sebagai Fitri
Referensi
- ↑ Laman Ridho Allah[pranala nonaktif permanen], diakses pada 10 Maret 2010
Pranala luar
- (Indonesia) [email protected][pranala nonaktif permanen]
Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |