Rabu, 30 September 2026
03:07 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Ricky Dayandani

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Ricky Dayandani" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(November 2024)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Ricky Dayandani
Nama lainMiten
Lahir(1971-09-27)27 September 1971
Jakarta, Indonesia
Meninggal22 Juli 2012(2012-07-22) (umur 40)
Jakarta, Indonesia
Genre
InstrumenGitar
Tahun aktif1990–2012

Ricky Dayadani (27 September 1971 – 22 Juli 2012) atau yang dikenal dengan Miten Netral adalah gitaris asal Indonesia. Awal kariernya membentuk grup musik yang bernama Netral tetapi akhirnya keluar untuk melanjutkan studi musik di negara Amerika Serikat. Setelah kembali ke Indonesia, ia pun membentuk grup musik Brutal Band, sebuah band reuni yang beranggotakan Bagus, Bimo dan Miten sendiri.

Bergabung dengan Netral

Miten bersama dua rekan lainnya membentuk grup musik Netral pada tahun 1992, Miten diajak oleh Bagus dan Bimo setelah melihat penampilannya yang cukup apik disebuah acara.

Selama tiga tahun, akhirnya Netral merilis album Wa..lah pada tahun 1995 dan menjadi jalan pertama Netral menuju kesuksesan di kancah musik Indonesia.

Keberhasilan di album pertama, Tidak membuat Miten dkk menggarap album kedua dan berhasil dirilis pada tahun 1997 dengan judul Tidak Enak. Meski musik yang disumbangkan tidak enak, tetapi tanggapan pasar tidak seperti nama albumnya.

Pada awal Januari 1998, grup musik ini kembali merilis album ketiga berjudul Album Minggu Ini yang kembali menuai kesuksesan seperti di dua album Netral sebelumnya.

1 November 1998, menjadi perubahan formasi di tubuh Netral. Kehadiran Eno sebagai drummer terbaru yang mengganti posisi dua orang Bimo telah keluar pada 4 Juni 1998 dan Pasha Akbar Firmansyah alias Pasha Van Krabb (Pasha AF) bergabung pada 4 Juni 1998 sekaligus keluar pada 1 November 1998. Dan pada tahun 1999, Miten dkk merilis album keempat berjudul Paten.

Namun sayangnya pada Desember 1999, Miten memilih keluar karena ingin melanjutkan studi musiknya di Amerika Serikat.

Membentuk grup musik Brutal Band

Setelah beberapa tahun menetap di negeri dengan julukan Paman Sam demi melanjutkan studi musiknya, Miten memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan mengajak Bagus dan Bimo untuk tetap bersatu dengan membentuk grup musik Brutal Band.

Meninggal dunia

Miten meninggal dunia, Karena radang paru-paru akut dan kanker pada tanggal 22 Juli 2012 pada pukul 10.40 WIB di RS Meditra Jakarta.[1]

Referensi

  1. ↑ "Bagus "Netral": Miten Kena Radang Paru-paru Akut". Juli 22, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan