Sabtu, 03 Oktober 2026
23:12 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Richard Goldschmidt

ahli biologi asal Jerman

Bagikan:
Richard Goldschmidt
Lahir(1878-04-12)12 April 1878
Meninggal24 April 1958(1958-04-24) (umur 80)
Karier ilmiah
BidangGenetika
Otto Bütschli

Richard Benedict Goldschmidt (12 April 1878 – 24 April 1958) adalah seorang genetikawan Amerika Serikat kelahiran Jerman. Ia dianggap sebagai orang pertama yang mengintegrasi genetika, perkembangan, dan evolusi.[1] Ia memelopori pemahaman norma reaksi, asimilasi genetik, genetika dinamis, sistem penentuan seks, dan heterokroni.[2] Ia juga mengajukan model makroevolusi melalui makromutasi yang kontroversial.[3]

Goldschmidt juga menggambarkan sistem saraf nematoda, karya yang mendorong Sydney Brenner untuk mempelajari Caenorhabditis elegans,[4] suatu pencapaian yang membuat Brenner memperoleh Hadiah Nobel pada tahun 2002.

Catatan kaki

  1. ↑ Hall, B. K. (2001), "Commentary", American Zoologist, 41 (4): 1049–1051, doi:10.1668/0003-1569(2001)041[1049:C]2.0.CO;2.
  2. ↑ Dietrich, Michael R. (2003). Richard Goldschmidt: hopeful monsters and other 'heresies.' Nature Reviews Genetics 4 (Jan.): 68-74.
  3. ↑ Gould, S. J. (1977). "The Return of Hopeful Monsters." Diarsipkan 2019-11-28 di Wayback Machine. Natural History 86 (June/July): 24, 30.
  4. ↑ Rodney Cotterill Enchanted Looms: Conscious Networks in Brains and Computers 2000, hal. 185

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan