Kamis, 29 Oktober 2026
18:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Revolusi Mawar

Revolusi Mawar

Bagikan:
Revolusi Mawar
Bagian dari Revolusi warna
500px-Georgia%2C_Tbilisi_-_Rose_Revolution_%282003%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para pengunjuk rasa bertebaran pada malam hari di Parlemen Georgia di Tbilisi
TanggalNovember 2003
LokasiGeorgia
SebabKesalahan manajemen ekonomi,
Kecurangan pemungutan suara,
Korupsi politik,
Kemiskinan,
Kegagalan negara
TujuanIntegrasi Eropa,
Pemilihan bebas,
Reintegrasi Abkhazia, Adjara dan Ossetia Selatan,
Pengunduran diri Eduard Shevardnadze
MetodeMerebaknya demonstrasi
StatusBerakhir
Pihak terlibat
Tokoh utama

Templat:Georgia-Rusia Revolusi Mawar (bahasa Georgia:ვარდების რევოლუცია vardebis revolutsia), mendeskripsikan sebuah perubahan damai pro-Barat di Georgia pada November 2003. Revolusi tersebut berujung pada merebaknya unjuk rasa terhadap persengketaan pemilihan parlementer dan berpuncak pada pelengseran Presiden Eduard Shevardnadze, yang menandai akhir era kepemimpinan Soviet di negara tersebut. Peristiwa tersebut mengambil namanya dari momen iklimnya, di mana para pengunjuk rasa yang dipimpin oleh Mikheil Saakashvili bergerak ke Parlemen dengan mawar merah di tangan.

Terdiri dari dua puluh hari unjuk rasa, Revolusi tersebut menuntut pemilihan presiden dan parlementer baru di Georgia, yang mendirikan Gerakan Nasional Bersatu sebagai partai pemerintahan dominan. Setelah Revolusi Mawar, Georgia memegang kebijakan asing pro-Barat dan mendeklarasikan integrasi Eropa dan Euro-Atlantik sebagai prioritas utamanya; berubahan tersebut berkontribusi terhadap ketegangan Georgia dengan Rusia, yang berlanjut sampai hari ini.

Referensi

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rose Revolution.

Templat:Topik Georgia Templat:Protes anti-pemerintah pada abad ke-21

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan