Rabu, 23 September 2026
18:46 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Gaya retro

Gaya retro

250px-GrupoTweedRun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Mini_F56_2019-02-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Tweed_run_20130413_223_-_Copy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gaya pakaian retro, Mobil Mini F56 model baru dengan gaya retro, transportasi retro (replika sepeda beroda tinggi)

Gaya retro adalah gaya yang meniru-niru atau sengaja mengikuti gaya hidup, tren, atau bentuk seni dari sejarah masa lalu dalam berbagai hal, baik dalam bidang musik, mode, busana, atau sikap. Dalam budaya populer, "siklus nostalgia" biasanya berlangsung selama dua dekade, yaitu 20-30 tahun sebelum waktu saat ini.

Gaya retro sering digunakan untuk menggambarkan objek dan sikap dari masa lalu yang terlihat kuno dan ketinggalan zaman.[1] Gaya ini menunjukkan perubahan mendasar dalam cara kita memandang masa lalu. Berbeda dari bentuk-bentuk revivalisme lain, "retro" menyiratkan nuansa yang setengah ironis, setengah merindukan masa lalu, dan biasanya disebut "nostalgia nonsentimental".[2] Konsep nostalgia terkait dengan retro, tetapi keinginan pahit untuk hal-hal, orang, dan situasi masa lalu memiliki sikap lebih ironis dalam gaya retro. Retro menunjukkan nostalgia dengan sentuhan sinisme dan sedikit idealisme.[3] Keinginan untuk menangkap sesuatu dari masa lalu dan membangkitkan nostalgia sering kali didorong oleh ketidakpuasan dengan keadaan masa kini.[4]

Catatan kaki

  1. Fischer, Ramone (2021-09-14). "Retro vs Antique". Platformer (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-22. Diakses tanggal 2021-09-22.
  2. E. Guffey 2006
  3. Guffey 2006, p. 20
  4. Dermody, Breathnach 2009, p. 15

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan