Selasa, 03 November 2026
23:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Era Vargas

Era Vargas

Bagikan:
Era Vargas
1930–1946
250px-A_Juventude_no_Estado_Novo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Propaganda Estado Novo
Termasuk
PresidenGetúlio Vargas (1930–1945)
José Linhares (1945–1946)
Peristiwa pentingRevolusi 1930
Revolusi Konstitusionalis
Pemberontakan komunis
Kudeta 1937
Kudeta Integralis
Brasil dalam Perang Dunia II
Penggulingan Getúlio Vargas
Kronologi
20px-Arrleft.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Brasil Pertama Republik Brasil Keempat 20px-Arrright.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Dalam sejarah Brasil, era Vargas (bahasa Portugis:Era Vargas; pelafalan dalam bahasa Portugis:[ˈɛɾɐˈvaʁɡɐs]) adalah periode antara tahun 1930 hingga 1946 ketika negara tersebut dipimpin oleh Getúlio Vargas. Periode ini dapat dibagi menjadi Republik Brasil Kedua (1930–1937) dan Republik Brasil Ketiga—atau Estado Novo—(1937–1946).

Revolusi Brasil 1930 menandai akhir Republik Lama. Presiden Washington Luís dilengserkan; acara pelantikan Presiden-terpilih Julio Prestes dicekal atas dasar bahwa pemilihannya dicurangi oleh para pendukungnya; Konstitusi 1891 ditiadakan, Kongres Nasional dibubarkan dan junta militer sementara mengangkat Vargas. Keterlibatan federal dalam pemerintahan negara meningkat dan lingkup politiknya diwarnai oligarki tradisional dari negara-negara bagian São Paulo dan Minas Gerais.

Referensi

Daftar pustaka

Templat:Topik Brazil

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan