Senin, 28 September 2026
06:01 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Rengas pendek

Rengas pendek

sejenis rengas di rawa dan tepi sungai

Rengas pendek
250px-Glut_velut_100613-3254_awr.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rengas pendek, Gluta velutina
dari tepian Sungai Sambas Kecil,
Kecamatan Sajad, Sambas
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Rosid
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
G. velutina
Nama binomial
Gluta velutina
Bl., 1850.[1]
Sinonim

Syndesmis coarctatus Griff., 1854
Gluta coarctata Hook.f., 1876

Artikel takson sembarang

Rengas pendek atau rengas air (Gluta velutina) adalah pohon kecil dengan getah beracun, anggota suku Anacardiaceae. Pohon yang tumbuh di daerah pasang-surut ini tersebar di wilayah Asia Tenggara dan Indonesia bagian barat.

Pengenalan

250px-Glut_velut_100613-3168_awr.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perawakan

Semak yang besar atau pohon kecil hingga sedang, dengan tinggi mencapai 20 m, sering dengan batang yang benjal-benjol dengan gemang hingga 50 cm, kadang-kadang dengan banir pendek dan tajam,[2] atau dengan akar tunjang yang bercabang-cabang hingga setinggi 1 m.[3] Pepagan cokelat kemerah jambuan, agak halus, bila terluka mengeluarkan getah bening yang segera menjadi kehitaman bila kena udara.[3] Getah ini, yang juga dihasilkan dari bagian-bagian lain tumbuhan, sangat tajam dan dapat melukai kulit.[4]

Daun-daun tunggal, jorong lonjong hingga lanset terbalik, 12–32 cm × 5–8 cm, dengan ujung tumpul hingga meruncing, gundul, 16–32 pasang tulang daun sekunder, tangkai daun amat pendek hingga sepanjang 1 cm. Daun-daun yang tua berbintik-bintik hitam.[3]

Bunga-bunga terkumpul di ujung ranting, dalam kelompok sepanjang 5–12 cm. Kelopak 2 mm, tertutupi rambut pendek; mahkota gundul, putih, dengan tepi agak merah jambu, 7–9 × 2–3 mm. Buah cokelat pucat, hampir bulat, 4,5–7,5 cm garis tengahnya, bertangkai, dengan semacam gigir serupa umbi di tepinya –terutama dekat pangkal buah; berbiji satu.[3]

Ekologi dan penyebaran

250px-Glut_velut_100613-3248_awr.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ranting berbuah

Sebagaimana namanya, rengas air umumnya didapati di sepanjang tepian sungai yang terpengaruh pasang-surut air laut, namun berair tawar atau sedikit payau. Terutama tumbuh pada bibir sungai berlumpur yang terendam air, pangkal batang pohon ini sering tidak tampak kecuali pada saat air surut jauh. Rengas pendek kerap mencirikan daerah perbatasan pasang surut di wilayah sungai sebelah ke darat, yakni di belakang formasi nipah (Nypa) di pesisir.[3] Tumbuhan ini acap pula dijumpai bercampur dengan putat (Barringtonia conoidea) dan rasau (Pandanus helicopus).[2]

Rengas pendek berbunga di sepanjang tahun. Tumbuhan ini berasosiasi dengan vegetasi mangrove.[3]

Rengas pendek menyebar mulai dari Burma, Thailand, Vietnam, Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, dan tercatat sekali di Jawa Barat.[2]

Manfaat

Kayunya dimanfaatkan dan diperdagangkan sebagai kayu rengas, meskipun hanya didapati dalam ukuran kecil. Getahnya dimanfaatkan sebagai bahan pernis.[2] Bijinya[5] dan pucuk daunnya dilaporkan dapat dimakan, meskipun info ini perlu diteliti lebih jauh, terutama mengingat getahnya amat beracun.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Blume, C.L. 1850. Museum Botanicum Lugduno-Batavum, 1 183
  2. 1 2 3 4 5 Boer, E., R.H.M.J. Lemmens, W.C. Wong, & S. Noshiro 1995. Gluta L. in R.H.M.J. Lemmens, I. Soerianegara and W.C. Wong (Eds.). Timber Trees: Minor commercial timbers. Plant Resources of South-East Asia (PROSEA) 5 (2): 254. Prosea, Bogor. ISBN 979-8316-18-5
  3. 1 2 3 4 5 6 Giesen, W., S. Wulffraat, M. Zieren & L. Scholten. 2006. Mangrove Guidebook for Southeast Asia: 139-140. FAO and Wetlands International. ISBN 974-7946-85-8
  4. ↑ Gluta velutina di BoDD – Botanical Dermatology Database
  5. ↑ FAO. 1995. Non-Wood Forest Products 5: Edible Nuts. Appendix A Diarsipkan 2016-06-17 di Wayback Machine.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gluta velutina.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan