Senin, 26 Oktober 2026
20:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Refleksi diri

Refleksi diri

Bagikan:
Kemampuan manusia untuk mewawas diriTemplat:SHORTDESC:Kemampuan manusia untuk mewawas diri
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Refleksi diri" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2014)
A lady seated by herself
Adegan di samping terakhir Gulungan Peringatan ini memperlihatkan seorang wanita istana duduk merenung dengan tenang, barangkali mengikuti nasihat dalam baris-baris yang menyertainya:[1] "Oleh sebab itu, saya katakan: Berhati-hatilah dan beringat-ingatlah dalam segala hal yang engkau lakukan dan dari sini nasib baik akan muncul. Pikirkan dengan tenang dan penuh hormat tentang tindakan engkau dan kehormatan serta ketenaran akan menanti engkau."

Refleksi diri adalah kemampuan untuk menyaksikan dan menilai proses kognitif, emosional, dan perilaku kita sendiri. Dalam psikologi, istilah lain yang digunakan untuk pengamatan diri ini mencakup 'kesadaran reflektif', dan 'keinsafan reflektif', yang berasal dari karya William James.[2][3]

Refleksi diri bergantung pada serangkaian fungsi, termasuk wawas diri dan metakognisi, yang berkembang sejak bayi hingga remaja, memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain dan mengambil keputusan.[4]

Refleksi diri berkaitan dengan filsafat kesadaran, topik kesadaran, dan filsafat budi.[5]

Konsep refleksi diri sudah purba. Lebih dari 3.000 tahun yang lalu, "kenali dirimu" adalah yang pertama dari tiga pepatah Delfi yang tertulis di halaman depan Kuil Apollo di Delfi.[6] Hal ini juga dianggap sebagai sebentuk pemikiran yang menghasilkan makna baru[7] dan peluang untuk menghadapi hal-hal yang tampaknya tidak sesuai.[8]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ McCausland, Shane (2003), First Masterpiece of Chinese Painting: The Admonitions Scroll, British Museum Press, hlm. 78, ISBN 978-0-7141-2417-9.
  2. ↑ James, W. (1981/1890). The principles of psychology (Vol. 1). New York: Dover.
  3. ↑ Farthing, G. W. (1992). The psychology of consciousness. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
  4. ↑ "Self-Reflection | Encyclopedia of Adolescence - Credo Reference". search.credoreference.com. Diakses tanggal 17-12-2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. ↑ Porter, Roy, ed. (9-9-2002). Rewriting the Self. doi:10.4324/9780203439159. ISBN 9780203439159.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ "Pausanias, Description of Greece, Phocis and Ozolian Locri, chapter 24". www.perseus.tufts.edu.
  7. ↑ Merleau-Ponty, Maurice (15 Oktober 2018). Phenomenology of perception. Creative Media Partners, LLC. ISBN 978-0-343-27541-9. OCLC 1105849980.
  8. ↑ Heidegger, Martin (1966). Discourse on thinking : a translation of Gelassenheit. Harper Perennial. ISBN 978-0-06-131459-9. OCLC 821883241.

Pranala luar

Templat:Humaniora

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan