Rabu, 28 Oktober 2026
00:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Realitas terkembang

Realitas terkembang

istilah untuk gabungan lingkungan nyata dan virtual di dalamnya

Bagikan:
250px-Robycam_Studio_in_XR_environment.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
sebuah perangkat realitas terkembang

Realitas terkembang atau kenyataan terkembang (bahasa Inggris: [extended reality, X Reality, atau XR] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) merupakan istilah yang mengacu pada gabungan antara lingkungan nyata dan virtual yang di dalamnya ditambahkan interaksi antara manusia dan mesin hasil komputer, serta perangkat yang dapat dipakai (seperti perangkat jemala realitas virtual), di mana 'X' mewakili variabel teknologi komputasi spasial saat ini atau di masa depan.[1] Teknologi ini mencakup bentuk-bentuk representasi dari realitas berimbuh (AR), realitas campuran (MR), dan realitas virtual (VR),[2] serta ranah lain yang bersinggungan dengan tiga teknologi tersebut. Tingkat virtualitas XR berkisar dari pemakaian sensor untuk sebagian input, hingga pemakaian sensor untuk seluruh input yang menghasilkan virtualitas imersif utuh atau sering disebut sebagai VR.[3]

XR merupakan gagasan sangat besar yang mencakup seluruh bagian dari "dunia nyata yang utuh" yang dipindahkan ke "dunia virtual yang utuh". Gagasan ini diperkenalkan oleh Paul Milgram dalam konsep kontinum realitas dan virtualitas. Makna dari gagasan ini terletak pada perluasan pengalaman manusia, terutama yang berkaitan dengan perasaan hadir di suatu tempat (diwakili oleh VR) dan perasaan mengenali sebuah objek (diwakili oleh AR). Namun dengan terus berkembangnya teknologi interaksi manusia-komputer, makna ini akan terus berkembang.

XR adalah teknologi yang berkembang pesat dan telah diterapkan dalam berbagai bidang, seperti hiburan, pemasaran, lahan yasan (real estat), pelatihan, serta kerja dari jarak jauh.[4]

Perubahan masyarakat dengan XR

Asas-asas yang berlaku dalam sebuah masyarakat telah terbentuk selama bertahun-tahun. Prinsip-prinsip dalam mengambil tindakan apapun selama ini selalu mempertimbangkan keberadaan fisik. Namun XR menciptakan pergeseran pemahaman dalam cara kita memandang dunia dengan menambah sebuah "realitas baru". Generasi mendatang mungkin tidak mengetahui asas-asa sosial yang kita pahami sejak beberapa puluh tahun ke belakang. Meta semesta merupakan teknologi baru yang mendorong munculnya dunia yang berbeda sama sekali dari dunia nyata, di mana prinsip-prinsip sosio-ekonomi juga tidak lagi selaras dengan dunia nyata.[5]

Kesehatan dan keamanan

Para peneliti sedang melakukan eksperimen untuk menyatakan kemungkinan adanya bahaya kesehatan dan keamanan. Robert Rauschenberger dan Brandon Barakat melakukan penilaian menggunakan berbagai ukuran optometri, psikofisik, dan kuesioner .[6] Mereka melakukan penelitian bersama untuk menemukan bahaya kesehatan tersembunyi penggunaan VR dalam pendidikan. Dan menyimpulkan bahwa teknologi ini perlu digunakan dengan hati-hati oleh anak-anak. Pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan dengan mempertimbangkan parameter demografi dan lingkungan.[6]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Spatial computing
  2. ↑ J. P. Gownder; Christopher Voce; Michelle Mai; Diane Lynch (Mei 10, 2016). "Breakout Vendors: Virtual And Augmented Reality". Diakses tanggal Agustus 17, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Wired. Condé Nast.{{cite magazine}}: |access-date= memerlukan |url=; |title= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Chuah, Stephanie Hui-Wen (2018). "Why and Who Will Adopt Extended Reality Technology? Literature Review, Synthesis, and Future Research Agenda". SSRN Working Paper Series. doi:10.2139/ssrn.3300469. ISSN 1556-5068.
  5. ↑ Lik-Hang, Lee (Oktober 2021). "All One Needs to Know about Metaverse: AComplete Survey on Technological Singularity,Virtual Ecosystem, and Research Agenda". Researchgate.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Rauschenberger, Robert (2020). "Health and Safety of VR Use by Children in an Educational Use Case" (PDF). IEEE. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2022-01-13. Diakses tanggal 2022-01-24.


Sumber
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan