Minggu, 18 Oktober 2026
16:28 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Reaksi Suzuki

Bagikan:

Reaksi Suzuki adalah reaksi organik sebuah aril- atau vinil-asam boronat dengan sebuah aril- atau vinil-halida yang dikatalisasi oleh kompleks paladium(0).[1][2] Ia digunakan secara meluas dalam sintesis poli-olefin, stirena, dan bifenil bersubstituen. Ia juga telah diperluas dengan melibatkan alkil bromida.. Beberapa tinjauan telah dipublikasikan.[3][4][5]

Reaksi Suzuki
Reaksi Suzuki

Reaksi ini juga berjalan dengan pseudohalida, seperti triflat (OTf), dan juga dengan boron-ester

Reaktivitas relatif: R2-I > R2-OTf > R2-Br >> R2-Cl

Dipublikasikan pertama kali tahun 1979 oleh Akira Suzuki, reaksi Suzuki menggandengkan asam boronat (yang mengandung bagian organik) dengan halida. Reaksi ini bergantung pada katalis paladium seperti tetrakis(trifenilfosfina)paladium(0) agar terjadi transformasi. Katalis paladium berkoordinasi empat, dan biasanya melibatkan fosfina sebagai gugus pendukung.

Dalam banyak publikasi, reaksi ini juga dinamakan reaksi Miyaura-Suzuki. Ia juga sering disebut sebagai penggandengan Suzuki.

Mekanisme reaksi

Mekanisme reaksi Suzuki dapat dilihat dari perspektif katalis paladium. Langkah pertama adalah adisi oksidatif paladium ke halida 2 membentuk spesi organo-paladium 3. Reaksi dengan basa menghasilkan zat antara 4, yang kemudian via pentranslogaman[6] dengan kompleks 6 membentuk spesi organopaladium 8. Eliminasi reduktif produk 9 mengembalikan katalis paladium 1.

Mekanisme reaksi Suzuki
Mekanisme reaksi Suzuki

Adisi oksidatif

Adisi oksidatif berjalan dengan retensi stereokimia apabila menggunakan vinil halida, sedangkan dengan alilik dan benzilik halida akan berjalan dengan inversi stereokimia.[7] Adisi oksidatif pertama-tama membentuk komples cis-paladium, yang akan dengan cepat berisomerisasi menjadi kompleks trans.[8]

Eliminasi reduktif

Dengan menggunakan penandaan deuterium, Ridgway dkk. telah menunjukkan bahwa eliminasi reduktif berjalan dengan retensi stereokimia.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Miyaura, N. et al. Tetrahedron Lett. 1979, 3437.
  2. ↑ Miyaura, N.; Suzuki, A. Chem. Commun. 1979, 866.
  3. ↑ Suzuki, A. Pure Appl. Chem. 1991, 63, 419-422. (Review)
  4. ↑ Miyaura, N.; Suzuki, A. Chem. Rev. 1995, 95, 2457-2483. (Review, doi:10.1021/cr00039a007)
  5. ↑ Suzuki, A. J. Organometallic Chem. 1999, 576, 147–168. (Review)
  6. ↑ Matos, K.; Soderquist, J. A. J. Org. Chem. 1998, 63, 461–470. (doi:10.1021/jo971681s)
  7. ↑ Stille, J. K.; Lau, K. S. Y. Acc. Chem. Res. 1977, 10, 434–442. (doi:10.1021/ar50120a002)
  8. ↑ Casado, A. L.; Espinet, P. Organometallics 1998, 17, 954–959.
  9. ↑ Ridgway, B. H.; Woerpel, K. A. J. Org. Chem. 1998, 63, 458–460. (doi:10.1021/jo970803d)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan