Minggu, 27 September 2026
23:11 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Reaksi Sandmeyer

Reaksi Sandmeyer adalah reaksi kimia yang digunakan untuk mensintesis aril halida dari garam aril diazonium dengan menggunakan garam tembaga sebagai pereaksinya.[1][2][3] Ini adalah contoh reaksi substitusi aromatik nukleofilik radikal. Melalui reaksi Sandmeyer, seseorang dapat melakukan reaksi unik pada benzena, seperti halogenasi, sianasi, trifluorometilasi, dan hidroksilasi.

Reaksi ini ditemukan pada tahun 1884 oleh kimiawan Swiss Traugott Sandmeyer, ketika dia mencoba untuk mensintesis fenilasetilena dari benzenadiazonium klorida dan tembaga(I) asetilida. Namun, produk utama yang dihasilkan adalah fenil klorida.[4] Di zaman modern, reaksi Sandmeyer mengacu pada metode substitusi gugus amino aromatik melalui pembuatan garam diazonium diikuti dengan perpindahannya gugus nukleofil dengan adanya garam tembaga(I). Reaksi Sandmeyer yang paling umum digunakan adalah reaksi klorinasi, brominasi, sianasi, dan hidroksilasi menggunakan CuCl, CuBr, CuCN, dan Cu2O. Baru-baru ini, trifluorometilasi garam diazonium telah dikembangkan dan tergolong sebagai tipe Sandmeyer.

Referensi

  1. ↑ Traugott Sandmeyer (1884). "Ueber die Ersetzung der Amidgruppe durch Chlor in den aromatischen Substanzen". Berichte der deutschen chemischen Gesellschaft. 17 (3): 1633–1635. doi:10.1002/cber.18840170219.
  2. ↑ Traugott Sandmeyer (1884). "Ueber die Ersetzung der Amid-gruppe durch Chlor, Brom und Cyan in den aromatischen Substanzen". Berichte der Deutschen Chemischen Gesellschaft. 17 (4): 2650–2653. doi:10.1002/cber.188401702202.
  3. ↑ Ludwig Gattermann (1890). "Untersuchungen über Diazoverbindungen". Berichte der Deutschen Chemischen Gesellschaft. 23 (1): 1218–1228. doi:10.1002/cber.189002301199.
  4. ↑ Hodgson, Herbert H. (1947-04-01). "The Sandmeyer Reaction". Chemical Reviews. 40 (2): 251–277. doi:10.1021/cr60126a003. ISSN 0009-2665. PMID 20291034.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan