Minggu, 11 Oktober 2026
19:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Ratko Mladić

Ratko Mladić

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Ratko Mladić" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Agustus 2026)
Perwira militer dari etnis Serbia di Bosnia (1942–2026)Templat:SHORTDESC:Perwira militer dari etnis Serbia di Bosnia (1942–2026)
Ratko Mladić
250px-Evstafiev-ratko-mladic-1993-w.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ratko Mladic Tahun 1993
Lahir(1942-03-12)12 Maret 1942
Božinovići, Yugoslavia (sekarang Bosnia dan Herzegovina)
Meninggal27 Agustus 2026(2026-08-27) (umur 84)
Den Haag, Belanda
PengabdianRepublik Federal Sosialis Yugoslavia Yugoslavia
Republik Srpska
Dinas/cabang40px-Logo_of_the_JNA.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tentara Rakyat Yugoslavia
20px-Emblem_of_the_Army_of_Republika_Srpska.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tentara Republika Srpska
Lama dinas1965–1996
PangkatKolonel Jenderal
KomandanKorps 9, Angkatan Bersenjata Yugoslavia (JNA)
Markas Distrik Militer 2, JNA
Tentara Republika Srpska
Perang/pertempuranPerang Yugoslavia
PasanganBosiljka Mladic

Ratko Mladić (Abjad Kiril Serbia:Ратко Младић, pelafalan[râtkomlǎːdit͡ɕ]; 12 Maret 1943 – 27 Agustus 2026) ialah pemimpin Tentara Serbia Bosnia selama Perang Bosnia. Bersama dengan Radovan Karadzic, ia melambangkan gerakan pembersihan etnis Kroasia dan Muslim di Bosnia dan merupakan salah satu tersangka yang paling diburu atas konflik Bosnia.

Ia didakwa oleh pengadilan PBB atas genosida dan kejahatan lain terhadap kemanusiaan - termasuk pembantaian setidaknya 7.500 lelaki dan anak-anak Muslim di kota Srebrenica pada tahun 1995.

Setelah tinggal dengan aman di Beograd selama beberapa waktu, Mladić lenyap dari pandangan saat mantan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic ditangkap pada tahun 2001.

Bermula pada Oktober 2004 mantan ajudan Mladić mulai menyerahkan diri pada pengadilan, karena tekanan internasional yang kuat atas Beograd untuk berkooperasi. Mereka adalah Radivoje Miletic dan Milan Gvero, keduanya didakwa atas keterlibatan dalam pembersihan etnis.

Pada 26 Mei 2011, Presiden Serbia Boris Tadic mengumumkan bahwa Ratko Mladic ditangkap, dan bahwa ia akan dikirim ke pengadilan kejahatan perang Den Haag.

Kehidupan awal dan karier

Ratko Mladić dilahirkan di Bosnia, di desa Kalinovik.[1][2] Ia dibesarkan di Yugoslavia, menjadi perwira reguler dalam Tentara Rakyat Yugoslavia. Karena negara itu mulai mengalami disintegrasi pada 1991, ia ditempatkan untuk memimpin Korps IX Pasukan Yugoslavia melawan angkatan Kroasia di Knin.

Kemudian ia memimpin Distrik Militer II Pasukan Yugoslavia, berbasis di Sarajevo. Kemudian, pada bulan Mei 1992, Perwakilan Serbia Bosnia memberikan suara untuk menciptakan pasukan Serbia Bosnia, appointing Jenderal Mladić sebagai komandan.

Ia dianggap sebagai salah satu penggerak utama dalam pengepungan Sarajevo dan pada tahun 1995 memimpin serangan gencar Serbia terhadap enklaf Srebrenica yang dilindungi Perserikatan Bangsa-Bangsa, kejahatan perang terburuk di Eropa sejak PD II.

Angkatan Serbia Bosnia mengepung enklaf Srebrenica, di mana puluhan ribu penduduk telah mengungsi dari serangan Serbia di Bosnia timur laut.

Pembantaian Srebrenica

Artikel utama: Pembantaian Srebrenica

Angkatan bersenjata Serbia membombardir Srebrenica dengan granat berat dan tembakan roket selama 5 hari sebelum Mladić memasuki kota disertai dengan kru kamera Serbia. Pada hari berikutnya, bus tiba untuk mengambil wanita dan anak-anak yang berlindung di Srebrenica ke wilayah Muslim, di mana tentara Serbia memisahkan seluruh lelaki dan anak lelaki dari usia 12 sampai 77 tahun untuk "interogasi untuk tersangka penjahat perang". Dalam 5 hari setelah angkatan Serbia Bosnia menyerbu Srebrenica, setidaknya 7.500 lelaki dan Anak-Anak Muslim dibunuh.

Setelah berakhirnya Perang Bosnia, Mladić kembali ke Beograd, menikmati dukungan dan perlindungan terbuka dari Slobodan Milošević.

Dalam persembunyian

Ia tinggal terbuka di kota – mengunjungi tempat umum, makan di rumah makan mahal dan malah menghadiri pertandingan sepak bola sampai penahanan Milosevic. Beberapa laporan berkata bahwa ia mengungsi di bunker masa perangnya di Han Pijesak, tidak jauh dari Sarajevo, atau di Montenegro.

Laporan lain berkata ia tetap di atau sekitar Belgrade. Ketua Penuntut Pengadilan Kejahatan Perang PBB, Carla del Ponte, mengklaim ia dan Radovan Karadžić ada di kota itu pada bulan Februari 2004. Dilaporkan kesehatannya memburuk.

Pada bulan April 2005 Menteri Luar Negeri Serbia Vuk Drasković mengatakan bahwa agen keamanan Serbia tahu di mana keberadaan Mladic. Kepala agen intelijen menyatakan pernyataan itu "menggelikan".

Pada bulan Juni 2005 koran The Times menduga bahwa Mladić telah meminta “kompensasi” $5m (£2.75m) diberikan pada keluarga dan pengawalnya jika ia menyerahkan diri ke Pengadilan Yugoslavia di den Haag.

Pemerintah Serbia menempuh hati-hati saat tiba pada penangkapan buronan yang terkenal di dalam negeri. Di satu sisi, pemerintah berharap memelihara dukungan pada pemberi suara yang cenderung ke sayap kanan. Namun, Serbia dan Montenegro juga berharap untuk patuh kepada den Haag dengan pandangan masuk ke UE kelak.

Pada tanggal 21 Februari 2006, menurut dugaan Mladić ditahan di ibu kota Serbia Beograd dan dipindahkan ke kota Tuzla di timur laut Bosnia kepada pengadilan penjahat perang PBB di Den Haag. Penahanan itu disangkal pemerintah Serbia. Pemerintah tidak menyangkal desas-desus penyerahan antara Mladić dan Angkatan Khusus Serbia.

Pada tanggal 22 Februari 2006, Ketua Penuntut PBB Carla Del Ponte menyangkal kabar burung yang mengatakan bahwa Mladić telah ditangkap, menyatakan gosip itu "sama sekali tidak mempunyai dasar apa pun". Ia mendesak pemerintah Serbia menemukannya tanpa penundaan lebih lanjut, berkata bahwa Mladić dalam jangkauan otoritas dan telah berada di Serbia sejak 1998. Ia berkata bahwa kegagalan penangkapannya akan membahayakan tawaran Serbia untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Pemerintah Rumania dan sumber-sumber Serbia mengklaim pada tanggal 22 Februari 2006 bahwa Mladić telah ditahan di Rumania, dekat Szörényvár, dekat perbatasan Serbia oleh gabungan operasi khusus Rumania-Britania Raya yang dilaksanakan pasukan negara-negara itu masing-masing. Walau ia tidak dalam tahanan, penangkapannya membuktikan menjadi faktor utama dalam integrasi Serbia dan Montenegro ke UE.

Penangkapan

Mladić ditangkap oleh badan keamanan Serbia di Lazarevo, dekat Zrenjanin di wilayah Banat, Provinsi Vojvodina pada tanggal 26 Mei 2011.[3] Penangkapannya dilakukan oleh 2 lusin pasukan khusus dari kepolisian yang menggunakan seragam hitam dan cadar, serta tanpa menggunakan tanda pengenal apa pun.

Selama di persembunyian, Mladić menggunakan nama samaran Milorad Komadić.[4] Dan ia tidak mempunyai janggut atau tanda pengenal apa pun. Penampilannya dilaporkan bahwa menunjukkan kalau Mladić "sudah menua" dan salah satu lengannya lumpuh akibat serangkaian strok.[5]

Kehidupan pribadi dan kematian

Mladić dan istrinya, Bosiljka, menikah pada tahun 1966 dan dikaruniai dua anak, yaitu seorang putra bernama Darko Mladić dan seorang putri bernama Ana Mladić.[6][7]

Ana meninggal pada tahun 1994, pada usia 23 tahun, dalam sebuah kasus yang tampaknya merupakan bunuh diri.[8]

Mladić meninggal dunia pada tanggal 27 Agustus 2026 di Unit Penahanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Den Haag, Belanda setelah beberapa kali mengalami strok.[9][10][11]

Reaksi

Bosnia dan Herzegovina

Kepala Monumen Peringatan Pembantaian Srebrenica, Emir Suljagić, menyatakan bahwa wafatnya Mladić "tidak menghidupkan kembali orang yang telah meninggal, tidak membersihkan kuburan massal, tidak mengubah putusan, tidak mengubah seorang kriminal menjadi tokoh sejarah."[12] Ćamil Duraković, wakil presiden Republika Srpska dan mantan gubernur Srebrenica, mencatat bahwa Mladić "bertahan lebih lama" daripada korbannya dan menyatakan bahwa "lebih dari segalanya, kami merasakan kekecewaan karena ia bisa hidup hingga usia yang begitu lanjut, sementara ribuan orang lainnya, sayangnya, tidak."[13]

Milorad Dodik, mantan presiden Republika Srpska, menyebut kematian Mladić sebagai "pembunuhan" dan memujinya sebagai "seorang komandan yang berjuang membela orang-orang Serbia."[12]

Serbia

Pelaku kejahatan perang dan ketua Partai Radikal Serbia, Vojislav Šešelj, memuji tindakan Mladić, dengan menyatakan bahwa Mladić telah "berjuang" melawan "penjahat".[12] Mantan menteri dalam negeri Serbia, Aleksandar Vulin, menyatakan bahwa Serbia seharusnya menyelenggarakan pemakaman kenegaraan dan menetapkan hari berkabung untuk Mladić.[13] Dragan J. Vučićević, editor tabloid Serbia, Informer, menyebut Pengadilan Den Haag sebagai “organisasi teroris” dan mengklaim bahwa pengadilan tersebut “telah membunuh” Mladić.[13] Aleksandar Radovanović, sekretaris jenderal partai oposisi Gerakan Warga Bebas, menyatakan di X bahwa kematian Mladić adalah “satu-satunya cara yang tepat untuk menulis tajuk berita hari ini”.[13] Aleksandar Vučić, presiden Serbia, menuduh UNDU karena telah melakukan “perilaku tidak beradab” dan menolak memberikan pembebasan lebih awal bagi Mladić.[14]

Referensi

  1. ↑ "Financial Sanctions: International Criminal Tribunal For The Former Yugoslavia" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 23 Oktober 2008. Diakses tanggal 3 Juni 2011.
  2. ↑ "Ratko Mladic, ex-Bosnian Serb warlord who oversaw atrocities, dies in prison at 84, state TV says". Associated Press. 27 Agustus 2026. Diakses tanggal 27 Agustus 2026.
  3. ↑ "Ratko Mladić uhapšen u Lazarevu!". Zrenjanin. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2011. Diakses tanggal 26 Mei 2011.
  4. ↑ Spiegel, Peter (26 Mei 2011). "Serbia confirms arrest of Ratko Mladic". Financial Times. Diakses tanggal 26 Mei 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Ratko Mladić arrested – details emerging". B92. 26 Mei 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Mei 2011. Diakses tanggal 26 Mei 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Bilefsky, Dan (27 Agustus 2026). "Ratko Mladic, Murderous 'Butcher of Bosnia,' Dies at 83". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2026. Diakses tanggal 27 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Durie, Alex Milan (28 Agustus 2026). "Timeline: Life of Ratko Mladic, general turned 'Butcher of Bosnia'". Al Jazeera. Diakses tanggal 29 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Thomas, Robert (1999). "19. The Belgrade—Pale Schism (July—August 1994)". The politics of Serbia in the 1990s. Columbia University Press. hlm. 199. ISBN 978-0-231-11381-6. Diakses tanggal 1 Juni 2009.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Bilefsky, Dan (27 Agustus 2026). "Ratko Mladic, Murderous 'Butcher of Bosnia,' Dies at 83". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2026. Diakses tanggal 27 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Ex-Bosnian Serb military leader Ratko Mladic dies". RTÉ News (dalam bahasa Inggris). 27 Agustus 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2026. Diakses tanggal 27 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Former Bosnian Serb general Ratko Mladic convicted of genocide dies, state media says". France 24 (dalam bahasa Inggris). 27 Agustus 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Agustus 2026. Diakses tanggal 27 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 3 "Reactions to death of Ratko Mladic, former general convicted of Bosnia genocide". Reuters. 27 Agustus 2026. Diakses tanggal 28 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. 1 2 3 4 Baletic, Katarina (27 Agustus 2026). "War Criminal or 'Serb Hero': Reactions to Ratko Mladic's Death Reflect Balkan Divisions". Balkan Insight. Diakses tanggal 28 Agustus 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Serbia's president criticizes UN court for not releasing war criminal Mladic to die at home". ABC News (dalam bahasa Inggris). 28 Agustus 2026. Diakses tanggal 28 Agustus 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan