Rabu, 30 September 2026
13:52 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Rapai Pase

Rapai Pase

Bagikan:
330px-Rapai_Pase.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para pemukul Rapai Pase

Rapa’i pase merupakan alat musik asal aceh pesisir, alat musik ini merupakan salah satu alat musik yang sudah ada dari masa lalu. nama Rapa'i diambil dari seorang ahli tasauf (ilmu tentang ajaran-ajaran Islam) yaitu Ahmad Rifa’i. Ahmad Rifa’i dipercaya merupakan sebagai pembuat alat musik.[1]

Kemudian oleh Syeikh Abdul Kadir Djailani merupakan orang pertama yang mengenalkan gendang dufun pada masyarakat Aceh sehingga diberilah nama rapa’i sebagai salah satu upaya untuk mengenang pencipta alat tersebut yaitu Ahmad Rifa’i. Istilah Pasee ini merupakan sebutan untuk daerah Pasai, salah satu desa di Kecamatan Bayu Kabupaten Aceh Utara yang diberikan oleh masyarakat Desa Awe, dikarenakan merupakan tempat pertama untuk perkenalan alat tersebut. Pada saat sekarang ini gendang dufun lebih dikenal sebagai Rapa’i Pasee[1]

Untuk pada masa ini RAPA’I PASE sering di pakai dalam setiap kegiatan untuk memberikan hiburan dan untuk melestarikan tradisi dan juga sering dilaksanakan di acara adat.[2]

Referensi

  1. 1 2 fajri, muhammad dkk (2017). Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. hlm. 2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ aceh, pemerintah (26 10 2019). "TARI DIDONG DAN RAPAI PASE HENTAK PLAZA BALAI KOTA BOGOR". pemerintah provinsi aceh. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-10-26. Diakses tanggal 26 10 2019.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=

Pranala luar

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan